Tekuk MU 3-1, Barca Juara Liga Champions
WEMBLEY, LONDON –Jawara Liga Spanyol, Barcelona, tampil sebagai juara Liga Champions setelah pada pertandingan final menekuk favorit juara Manchester United (MU) 3-1 di Stadion Wembley, London, Sabtu (Minggu dinihari WIB).
Barca –dalam laga yang disiarkan langsung oleh RCTI itu--membuka keunggulan melalui gol yang diciptakan Pedro pada menit 27 tapi tujuh menit kemudian disamakan oleh MU melalui pencetak gol produktif Wayne Rooney pada menit 34.
Tim asuhan Pep Guardiola kembali unggul melalui Lionel Messi di menit 54 dan akhirnya David Villa memperkuat posisi unggul dengan golnya pada menit 69. Skor 3-1 untuk Barca bertahan sampai pertandingan berakhir.
Piala ketiga Guardiola
Keberhasilan menekuk MU di final Liga Champions 2011 membuat Barca total sudah mengoleksi empat titel juara dalam ajang yang dulunya disebut Piala Champions tersebut.
Pep Guardiola bolehlah berbesar hati. Dari empat titel juara itu tiga di antaranya hasil andil Guardiola. Sekali sebagai pemain dan dua kali sebagai pelatih.
Sebagai pelatih sebelumnya Guardiola juga sukses mengantar klub Catalan juara di Liga Champions di Wembley pada 2009.
Sedangkan sebagai pemain Guardiola mengangkat Piala Champions/Liga Champions pada 19 tahun silam saat mengalahkan Sampdoria 1-0 lewat tambahan waktu. Guardiola saat itu bermain 113 menit.
Sementara satu lagi gelar juara Liga Champions ditorehkan Barca tanpa keterlibatan Guardiola diperoleh 2006 lalu. Waktu itu Barca juara ketika dibesut mantan trio Belanda yang ditakuti Frank Rijkaard.
Kali ke13
Sementara itu bagi Spanyol, Barcelona mengukir rekor memenangi gelar juara Piala Eropa untuk ke-13 kalinya setelah mengalahkan Manchester United pada laga final Liga Champions, Sabtu waktu Wembley.
Keberhasilan Barca yang keempat didahuli dengan sukses sembilan kali yang ditorehkan Real Madrid dan kedua klub itu merupakan tim Spanyol yang berhasil memenangi turnamen elit antarklub Eropa itu.
Berikut ini merupakan para pemenang kompetisi Eropa itu setelah laga final terakhir di Wembley, Sabtu, seperti dilaporkan AFP.
9 -- Real Madrid (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002)
7 -- AC Milan (1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003, 2007)
5 -- Liverpool (1976, 1978, 1981, 1984, 2005)
4 -- Barcelona (1992, 2006, 2009, 2011), Bayern Munich (1974, 1975, 1976, 2001), Ajax (1971, 1972, 1973, 1995)
3 -- Inter Milan (1964, 1965, 2010), Manchester United (1968, 1999, 2008)
2 -- Benfica (1961, 1962), Juventus (1985, 1996), Nottingham Forest (1979, 1980), Porto (1987, 2004). (*/gor)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

