Kamis, 14 Mei 2026

IHSG Tertekan Rebalancing MSCI, tapi 5 Saham Bisa Kasih Cuan

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 05:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi IHSG. (Investor Daily/David Gita Roza)
Ilustrasi IHSG. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Phintraco Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu (13/5/2026), di tengah tekanan sentimen rebalancing MSCI. IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 6.900, pivot 6.800, dan support 6.700.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham bisa kasih cuan, salah satunya ADRO.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG kemarin ditutup turun 0,68% ke level 6.858,90. Pelemahan Rupiah pada level terendah baru serta antisipasi penurunan bobot oleh MSCI menjadi faktor negatif yang mendorong pelemahan IHSG hari ini.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, Phintraco Sekuritas mengatakan, rupiah berlanjut melemah pada rekor terendah di Rp 17.525 per dolar AS. Sementara itu sektor kesehatan mencatatkan koreksi terbesar (3,51%), sedangkan sektor basic materials membukukan kenaikan terbesar (1,85%).

“Diperkirakan IHSG hari ini menguji level 6.700. Perlu diwaspadai koreksi lanjutan karena pengumuman MSCI dan menjelang libur long weekend,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu 13/5/2026).

Dalam pengumuman rebalancing indeks MSCI Mei 2026, Phintraco Sekuritas menyebut, ternyata lebih banyak saham yang dikeluarkan dari perkiraan pasar sebelumnya. “Sehingga diperkirakan akan menjadi sentimen negatif dalam jangka pendek,” tambah Phintraco Sekuritas.

Dalam MSCI Global Standard Indexes terbaru, tidak ada saham Indonesia yang masuk indeks. Sebaliknya, sejumlah saham besar justru dikeluarkan dari indeks, yakni AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Sedangkan dalam MSCI Small Cap Indexes, hanya saham AMRT yang ditambahkan. Sedangkan yang dihapus ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS dan TAPG.

Sentimen Global

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia