Kamis, 14 Mei 2026

Tiga Satelit Meluncur pada 2016

Penulis : Oleh Rizagana dan Farid Firdaus
28 Des 2013 | 10:15 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – Tiga operator bakal meluncurkan tiga satelit baru pada 2016-2017, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Indosat Tbk, dan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Ketiga satelit itu diperkirakan menelan investasi tak kurang dari US$ 600 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Muhammad Budi Setiawan mengatakan, saat ini Indonesia memiliki enam satelit yang dikelola oleh empat operator, yakni Telkom dengan satelit Telkom-1 dan Telkom-2, Indosat (Palapa D), Asia Cellular Satellite/Aces (Garuda-1), dan Indovision (Indostar II). Sedangkan PT PSN baru akan meluncurkan satelit PSN VI pada 2016.

“Enam satelit ini baru memenuhi 60% kebutuhan transponder nasional untuk telekomunikasi dan penyiaran, sedangkan 40%- nya dipasok dari satelit asing. Sebetulnya kalau kita komit menggelar jaringan kabel serat optik secara merata, beban satelit itu akan berkurang. Tapi satelit masih dibutuhkan secara mutlak untuk berbagai keperluan,” jelas Muhammad Budi Setiawan yang akrab disapa Iwan, di Jakarta, belum lama ini.

Iwan menerangkan, pemerintah berusaha mendukung operator satelit nasional dengan menjaga, mendaftarkan, dan memperjuangkan izin pengelolaan orbit satelit. Izin pengelolaan orbit satelit tidak di tangan otoritas Indonesia, tapi di otoritas global, yakni International Telecommunication Union (ITU).

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 60 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia