Kamis, 14 Mei 2026

Anak Usaha BUMA Perpanjang Kontrak Batu Bara Rp8,22 Triliun

Penulis : Heru Febrianto
22 Des 2025 | 13:34 WIB
BAGIKAN
Ilustrasu PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID). (Foto Ist)
Ilustrasu PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID). (Foto Ist)

JAKARTA, investor.id – BUMA Australia Pty Ltd, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan berada di bawah PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) memperpanjang kontrak multi tahun senilai 740 juta dolar Australia atau sekitar Rp8,22 triliun dengan Blackwater Operations Pty Ltd, anak perusahaan Whitehaven Coal Mining Limited.

Perpanjangan kontrak ini memastikan kelanjutan operasional BUMA Australia di Tambang Blackwater yang berlokasi di Bowen Basin, Central Queensland, salah satu tambang batu bara metalurgi open-cut terbesar di Australia, hingga Juni 2030.

Kesepakatan ini sekaligus mengukuhkan peran BUMA Australia sebagai mitra jangka panjang dalam menghadirkan layanan penambangan pre-strip yang komprehensif di site tersebut.

ADVERTISEMENT

CEO BUMA Australia, Johan Ballot mengatakan perpanjangan kontrak ini menegaskan kepercayaan Whitehaven terhadap BUMA Australia dalam menjalankan operasi secara aman dan efisien dalam skala besar di salah satu operasi tambang batu bara metalurgi terbesar di Queensland.

“Pemahaman kami yang mendalam terhadap kondisi site, didukung oleh tim lokal yang solid, serta rekam jejak kinerja yang konsisten, memungkinkan kami menjaga produktivitas sekaligus berkontribusi terhadap keberhasilan jangka panjang Tambang Blackwater,” kata Ballot dalam keterangan rilisnya dikutip di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Berlokasi sekitar 20 kilometer (km) di selatan Kota Blackwater, tambang ini membentang sepanjang 80 km strike length yang mencakup beberapa pit, dan tetap menjadi penggerak utama perekonomian di wilayah Central Queensland.

BUMA Australia, termasuk dengan entitas pendahulunya, telah menyediakan layanan pertambangan di Blackwater sejak 2012, mempekerjakan sekitar 390 karyawan tetap serta mengandalkan pengalaman panjang dalam menangani kondisi geologi tambang yang kompleks.

Perusahaan juga secara konsisten menerapkan standar keselamatan terdepan di industri dan memanfaatkan sistem pemantauan canggih, baik dari pihak ketiga maupun internal, untuk mendukung predictive maintenance dan optimalisasi armada secara real-time.

Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim, menambahkan kemitraan yang diperbarui dengan Whitehaven ini memperkuat portofolio operasi Tier-1 perusahaan sekaligus mempertegas reputasi BUMA dalam menghadirkan kinerja berkelas dunia yang berkelanjutan.

“Perpanjangan kontrak ini meningkatkan visibilitas pendapatan dan stabilitas arus kas Grup melalui kemitraan jangka Panjang dengan klien-klien berkualitas tinggi, serta mendukung strategi pertumbuhan dan diversifikasi kami yang lebih luas,” jelasnya.

Selain aspek operasional, BUMA Australia terus menciptakan nilai lokal dan sosial bagi masyarakat di Central Queensland. Di Blackwater, BUMA Australia aktif mendukung inisiatif lokal melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan keterampilan, serta program ketenagakerjaan khusus bagi masyarakat First Nations (penduduk asli).

Dukungan melalui sponsorship kepada tim olahraga regional dan berbagai kegiatan komunitas juga dilakukan oleh BUMA Australia guna memperkuat keterikatan dengan masyarakat setempat dan berkontribusi pada ketahanan jangka panjang wilayah tersebut.

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia