Kamis, 14 Mei 2026

Belajar Kelola Keuangan Digital di UMKM Digital Finance Tour

Penulis : Euis Rita Hartati
13 Mei 2026 | 00:01 WIB
BAGIKAN
Kegiatan UMKM Digital Finance Tour - Surabaya Edition
Kegiatan UMKM Digital Finance Tour - Surabaya Edition

JAKARTA, investor.id – Para pelaku usaha dari berbagai kalangan di Surabaya dan sekitarnya antusias memadati BG Junction dalam gelaran “UMKM Digital Finance Tour – Surabaya Edition”. Mengusung tema “UMKM Go Digital: Bisnis Rapi, Cuan Pasti”, acara yang diselenggarakan oleh SeaBank, Kementerian UMKM RI dan Kementerian Komunikasi dan Digital RI ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus sarana pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar digital.

Di balik semarak kegiatan tersebut, tumbuh semangat belajar dan adaptasi yang kuat dari para pelaku usaha lokal untuk terus berkembang. Para peserta diperkenalkan pada berbagai solusi digital yang dapat mendukung operasional dan pengembangan usaha mereka. Salah satunya melalui platform UMKM Pintar, sebuah platform gratis dan terbuka untuk umum yang dirancang untuk membantu pelaku usaha membangun kapasitas bisnis, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat ketahanan finansial di era digital.

Pintar yang diinisiasi oleh SeaBank, Women’s World Banking, dan PLUS. Salah satu fitur unggulannya adalah Kalkulator Pintar, yang membantu pelaku usaha menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), mengelola arus kas, hingga memantau kondisi keuangan usaha secara lebih praktis. Kehadiran fitur ini diharapkan dapat membantu UMKM mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat , terukur, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, UMKM Pintar juga menyediakan berbagai materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha masa kini, mulai dari pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran digital. Seluruh materi dapat diakses secara mandiri untuk mendukung peningkatan kapasitas bisnis secara bertahap dan berkelanjutan.

Salah satu peserta, Sumirah, pemilik brand Dapoermira menilai kehadiran UMKM Pintar memberinya pemahaman baru mengenai pentingnya pengelolaan dan pencatatan keuangan usaha yang rapi sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

Sumirah menyadari bahwa pencatatan keuangan bukan hanya sekedar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menjadi cara untuk memahami kondisi bisnis secara lebih jelas, mulai dari arus kas, keuntungan, hingga peluang pengembangan bisnis di masa depan.

“Saya belajar tentang cara mendapatkan pendanaan dan membuat buku kas usaha yang lebih baik. Selama ini pencatatan keuangan usaha saya masih sangat sederhana, jadi pelatihan ini sangat membantu untuk mengembangkan usaha saya,” ujar Sumirah.

Hal serupa dirasakan oleh Panca Ningtia Silowati, pemilik brand La Panca. Menurutnya, fitur kalkulator pintar dalam platform UMKM Pintar sangat membantu dirinya dalam mengelola usaha, khususnya dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan.

“Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi para UMKM, terutama dalam membantu pencatatan keuangan yang selama ini masih dilakukan secara manual. Selama ini sebagai pebisnis seringkali catatan keuangan bisnis dan pribadi tercampur, yang membuat laporan keuangan bisnis saya berantakan,” ujar Panca, pemilik brand La Panca.

Pembekalan Materi Bagi Pelaku UMKM

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga mendapatkan pembekalan intensif mengenai fundamental bisnis di era digital. Salah satu materi yang diberikan mencakup penyusunan Business Model Canvas (BMC), pentingnya identitas visual dan strategi pemasaran yang efektif yang disampaikan oleh Digital Marketing & Branding Expert, Ayrton Eduardo Aryaprabawa.

Selain itu, peserta turut memperoleh pemaparan mendalam mengenai digitalisasi operasional usaha dari para mitra strategis. ShopeePay, Kasir Pintar dan CBI SME Bureau hadir membagikan wawasan terkait pemanfaatan sistem kasir digital (POS System) untuk mendukung operasional bisnis yang lebih efisien.

Melalui sesi ini, para pelaku usaha didorong untuk mulai beralih dari pencatatan manual menuju penggunaan teknologi digital untuk memantau stok barang dan transaksi secara real-time, sehingga pengelolaan usaha dapat dilakukan dengan lebih rapi, cepat, dan terukur.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih aplikatif, acara ini turut menghadirkan sejumlah booth interaktif yang dapat dikunjungi oleh para peserta. Mulai dari SeaBank Indonesia, Credit Bureau Indonesia (CBI), PT. Majoo Teknologi Indonesia (Majoo), PT. Olsera Indonesia Pratama (Olsera), PT. Kasir Pintar Internasional (Kasir Pintar), PT. Solusi Teknologi Niaga (Qasir), PT. Atourin Teknologi Nusantara (Atourin), dan Win 100.

Di area ini, para pelaku UMKM dapat berkonsultasi langsung mengenai pemanfaatan berbagai platform digital, mencoba demo sistem pembayaran, hingga memperluas jejaring sesama pelaku usaha. Kehadiran booth tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman teknis yang lebih praktis sehingga solusi yang diperkenalkan dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan bisnis sehari-hari.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 27 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 56 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia