BNI Resmikan KCP Commodity Square
JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI resmi merelokasi salah satu Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Commodity Square, Senin (21/11/2022). Kebijakan ini menjadi bagian dari optimalisasi bisnis dan layanan perseroan.
Pemimpin BNI Kantor Wilayah 10 Rudy Sihombing menyampaikan, KCP Commodity Square sejatinya bukanlah suatu outlet baru, namun relokasi dari KCP yang ada di Stasiun Gambir. Pemindahan salah satu outlet BNI ini salah satunya agar perusahaan lebih dekat dengan salah satu nasabah koperasi.
"Kami melihat keoptimalan dari suatu outlet. Pertama, kami merasa kurang bisa berkembang. Jadi kami memang melihat secara area dan nasabah kami, makanya disini ada nasabah korporasi, kami bisa memberi pelayanan terbaik untuk mereka," jelas Rudy ditemui saat peresmian KCP Commodity Square, di Jakarta, Senin (21/11/2022).
Rudy menjelaskan, dengan relokasi ini, salah satu nasabah korporasi bakal memindahkan payroll sekitar 1.000 hingga 1.300 karyawannya menjadi nasabah BNI. Pembukaan KCP Commodity Square memungkinkan bisnis BNI bisa dapat dioptimalisasi lebih lanjut di masa mendatang.
"Itu nanti akan berkembang, payroll mungkin akan menjadi pintu masuk. Setelah itu, kami mungkin bisa untuk menggali bisnis-bisnis lain, misalnya KPR, pinjaman karyawan, dan juga bisa kami sinergikan dengan anak perusahaan kami yaitu BNI Life untuk asuransi karyawan," beber Rudy.
KCP Commodity Square berlokasi di lantai dasar Gedung Commodity Square, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 35-36, Jakarta, 12950. Outlet tersebut pun menjadi satu dari lima KCP BNI di wilayah 10 yang mengusung tema digital branch.
Rudy menjelaskan, BNI memiliki sekitar 8 KCP yang tersebar di wilayah 10 Jakarta. Masing-masing outlet memiliki tema dan konsep yang telah ditentukan. Lebih khusus untuk digital branch, konsep ini diusung bagi nasabah supaya lebih mudah dalam setiap transaksi dan layanan.
"Memang ke depan semua outlet kami akan mempunyai satu tema, ada yang tema digital dan lain-lain. harapannya memang ke depan semua outlet kami akan mengalami improvement. Tujuannya untuk kami lebih dekat dengan konsumen utama kami disini," tandas Rudy.
Mengacu data BNI, salah satu bank pelat merah ini memang fokus menggarap segmen corporate and commercial, di samping UMKM dan konsumer. Potensi pertumbuhan diungkapkan cukup besar dengan penetrasi kuat pada nasabah korporasi sebesar 91%.
Dari sisi dana murah, current account saving account (CASA) BNI tercatat mencapai Rp 479,0 triliun atau tumbuh 6,4% year on year (yoy) per Juni 2022, mencakup 69,2% dari total dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 691,8 triliun. Tabungan dan giro masing-masing mencakup porsi 33,1% dan 36,1%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler






