Kamis, 14 Mei 2026

IKEA Cabang Jakarta Garden City Resmi Dibuka

Penulis : Imam Mudzakir
1 Okt 2021 | 09:19 WIB
BAGIKAN
Ikea cabang Jakarta Garden City Resmi dioperasikan oleh PT Modern Land Realty Tbk (MDLN).
Ikea cabang Jakarta Garden City Resmi dioperasikan oleh PT Modern Land Realty Tbk (MDLN).

JAKARTA-Setelah menghadirkan Aeon Mall, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) kembali menggandeng perusahaan furniture asal Swedia, IKEA di Jakarta Garden City. Kehadiran IKEA Indonesia yang secara resmi membuka toko keempat di Indonesia, akan menambah fasilitas komersial di kawasan perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur.

Hadir dalam acara peresmian pembukaan IKEA Jakarta Garden City antara lain, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia, Teten Masduki, Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Muhammad Anwar, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Marina Berg, President Director PT Rumah Mebel Nusantara (IKEA Indonesia), Patrik Lindvall dan jajaran manajemen PT Modernland Realty Tbk.

Melalui toko pertama IKEA di Jakarta ini, perusahaan asal Swedia yang berdiri sejak tahun 1943, ingin hadir lebih dekat untuk menyediakan solusi furniture rumah tangga yang berkualitas, terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

IKEA Jakarta Garden City mempunyai total 54 room set, beberapa di antaranya mengusung konsep green room setting yang dapat diaplikasikan oleh warga  Jakarta yang peduli dengan lingkungan dengan senantiasa mengikuti gaya hidup berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

“Kami menyambut gembira kehadiran IKEA Jakarta Garden City. IKEA akan memberikan banyak  kemudahan bagi penghuni Jakarta Garden City maupun masyarakat Jakarta Timur dan sekitarnya akan produk furniture rumah tangga berkualitas dengan harga terjangkau, ungkap Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk, Helen Hamzah, dalam siaran pers, Jumat (1/10/2021). 

IKEA Cabang Jakarta Garden City Resmi Dibuka
Upacara peresmian Ikea cabang Jakarta Garden City, Jakarta Timur

Lebih lanjut Helen Hamzah mengatakan, dengan kehadiran IKEA Jakarta Garden City akan melengkapi beberapa fasilitas warga yang telah ada sebelumnya. Beragam fasilitas penunjang kehidupan dan gaya hidup telah tersedia di Jakarta Garden City. Mulai dari pusat perbelanjaan mal, kesehatan, sekolah (Global Mandiri School), pasar modern, SPBU Shell, area komersial hingga fasilitas kuliner yang dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penghuni maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan Jakarta Timur.

Modernland Realty terus mewujudkan komitmennya untuk mengembangkan township Jakarta Garden City seluas 370 hektar guna menjadi global city, sebuah kawasan hunian modern terbesar dan terlengkap di Jakarta Timur.

Ke depan, Jakarta Garden City akan terus menambah fasilitas dan membuka pintu kerjasama dengan para investor, baik dalam maupun luar negeri. “Untuk mewujudkan Jakarta Garden City menjadi Global City, tentu kami tidak bisa sendirian. Kami ingin mengajak para investor, baik dari dalam dan luar negeri, agar impian ini lebih cepat terwujud. Kami bersyukur saat ini JGC sudah sangat terlihat wujudnya sebagai sebuah kawasan Global City,” tutur Helen Hamzah.

Saat ini beberapa investor global yang telah menjadikan Jakarta Garden City sebagai lokasi ekspansi bisnisnya antara lain, AEON Mall Co, Ltd, Hongkong Land yang berkolaborasi dengan Astra International serta Modernland Land. IKEA, dan Shell.

Selain itu, perusahaan perumahan, arsitektur, teknik sipil dan konstruksi pabrik asal Korea Selatan, Lotte Engineering & Construction (Lotte E&C) bersama Modernland Realty juga telah resmi membentuk perusahaan patungan (Joint Venture/JV) yang akan mengembangkan proyek mixed use di Jakarta Garden City.

Sementara brand investor dari dalam negeri seperti Siloam Clinic juga akan segera beroperasi untuk menambah fasilitas layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh para penghuni.

“Jakarta Garden City semakin diminati dan memiliki prospek cemerlang di masa depan sebagai Global City. Hal ini ditandai dengan banyaknya investor potensial, baik dari dalam maupun luar negeri yang telah dan akan berinvestasi di Jakarta Garden City,” ujar Helen Hamzah.

Jakarta Garden City, lanjut Helen, memiliki nilai investasi tinggi. Hal ini karena, selain posisinya yang strategis, Jakarta Garden City juga dikelilingi berbagai infrastruktur terbaik dan aksesibilitas yang mudah dijangkau. Jakarta Garden City menjadi lokasi yang tepat dan menarik karena hanya 15 menit dari pelabuhan Tanjung Priok, 10 menit dari Kelapa Gading, 40 menit dari Bandara Soekarno-Hatta, 40 menit ke pelabuhan Patimban, 1 jam ke Bandara Internasional Kertajati, dan 30 menit dari pusat kota Jakarta. imm

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia