Kamis, 14 Mei 2026

PTKA akan Operasikan KA Padalarang-Cianjur

Penulis : ah
3 Feb 2015 | 10:32 WIB
BAGIKAN

BANDUNG – Untuk menyambung koneksi angkutan massal dari Padalarang ke jalur Cianjur-Sukabumi-Bogor, PT Kereta Api (KA) Daop II Bandung akan mengoperasikan KA lokal perintis Padalarang-Cianjur.

"KA Perintis akan dioperasikan, jadi nanti akan terhubung angkutan KA dari Padalarang ke Cianjur, kemudian terkoneksi dengan KA Siliwangi dan KA Kian Santang ke jalur Sukabumi dan Bogor," kata Kepala PTKA Daop II Bandung Ahmad Nazib di Bandung, Selasa.

KA Perintis itu dipastikan menjadi KA pengganti dari KA lokal Ciroyom - Padalarang - Cianjur yang dua tahun terakhir tidak lagi dioperasikan.

Menurut Ahmad Nazib, jalur Padalarang - Cianjur itu tidak boleh dibiarkan mati. Meski tidak dilintasi, PTKA dan Satker Perhubungan tetap melakukan pemeliharaan persinyalan dan jalur. "Jalur itu jalur wisata ke kawasan situs Gunung Padang, juga jalur ke kawasan Sukabumi dan Bogor. Selain angkutan penumpang juga angkutan barang," katanya.

Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan penertiban dan pemeliharaan jalur. Salah satunya di Stasiun Ciranjang Cianjur dan Rajamandala. Area lahan jalur KA tersebut tetap dipertahankan dalam kawasan 12 meter.

"Kawasan 12 meter di jalur rel harus bebas dari bangunan, sekarang sedang melakukan penertiban di Stasiun Ciranjang," kata Ahmad Nazib.

Ia menyebutkan, areal PTKA tersebut harus bersih dari bangunan. Sedangkan di lokasi lainnya di luar jalur pihaknya membuka kesempatan untuk kerja sama namun dilakukan sesuai aturan yang benar.

"PTKA bukan melarang warga berusaha memanfaatkan lahan PTKA, namun harus dilakukan sesuai aturan yang ada, harus ada kontraknya dengan tarif yang wajar dan sesuai dengan keekonomian," katanya. (ant/gor)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 57 detik yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 30 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia