Jatayu Air Buka Kantor di Hang Nadim Batam
BATAM-Maskapai Penerbangan New Jatayu Air
mulai mempersiapkan kantor di Bandara Internasional Hang Nadim meski
otoritas setempat hingga kini belum mendapatkan konfirmasi pasti
mengenai kepastian maskapai tersebut akan kembali terbang ke Batam.
"Hingga kini belum ada konfirmasi kepastian kapan mereka terbang,
meski kantornya sudah muali disiapkan," kata Direktur Pelayanan Terpadu
Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Senin.
Ia mengatakan, sejumlah maskapai termasuk Jatayu Air memang
berencana membuka dan menambah penerbangan dari Bandara Internasional
Hang Nadim Batam dalam waktu dekat.
"Selain Jatayu, ada Batik Air yang dalam tahun ini juga akan terbang dari ke Batam," kata dia.
Dalam laman resmi Jatayu Air (www.jatayuair.co.id), maskapai
tersebut akan membuka penerbangan domestik dari Batam ke Palembang dan Jakarta. Sementara untuk jalur internasional dari Batam ke Penang Malaysia.
Sementara untuk jalur domestik akan menghubungkan Batam dengan Palembang, Bandung dengan pesawat Boeing 737-300/400.
Selain itu, maskapai tersebut akan menghubungkan Batam, Semarang dan Bali namun belum ada keterangan resmi mengenai pesawat yang akan digunakan.
Dalam situs resminya, Jatayu menyatakan Direktur Jenderal
Perhubungan Udara telah penerbitkan Surat Izin Usaha Angkutan Udara
Niaga Berjadwal bernomor SIUAU/NB 030, dengan demikian New Jatayu Air
telah memenuhi aspek Legalitas dalam menjalankan usaha.
Sebagai Maskapai penerbangan (niaga), New Jatayu Air menerapkan standar
pelayanan (untuk kepuasan pelanggan), dimana kami mengutamakan
keselamatan, tepat waktu dalam operasional & ramah dalam pelayanan.
Meski sudah terdapat rute-rute yang akan diterbangi, namun belum
ada keterangan resmi mengenai kapan maskapai tersebut akan terbang perdana setelah berhenti terbang pada 2006.
"Suratnya memang sudah diajukan sejak 2013, namun hingga kini kami masih menunggu kepastian dari maskapainya," kata Djoko.
Djoko berharap, jika banyak maskapai baru beroperasi dari Batam dan maskapai lama menambah jumlah penerbangan target kenaikan penerbangan 30 persen pada 2014 akan tercapai.(ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler

