Dua Astronot Terpaksa Ditinggalkan di Luar Angkasa
Demo kru Starliner mengakhiri perjalanan yang penuh dengan penundaan dan kemunduran. Menyusul pensiunnya pesawat ulang-alik lebih dari satu dekade yang lalu, NASA kemudian menyewa Boeing dan SpaceX untuk jasa taksi orbital.
Tetapi Boeing mengalami begitu banyak masalah pada uji coba penerbangan pertamanya tanpa seorang pun di dalamnya pada 2019 sehingga harus mengulanginya. Bahkan pada uji coba berikut di 2022, terdapat lebih banyak lagi kekurangan dan biaya perbaikannya mencapai US$ 1 miliar.
Penerbangan antar-jemput kru SpaceX akhir bulan ini akan menjadi yang ke-10 bagi NASA sejak 2020. Kapsul Dragon dijadwalkan meluncur dalam ekspedisi setengah tahun tersebut dengan dua astronot, karena dua kursi disediakan untuk Wilmore dan Williams untuk perjalanan pulang.
Sebagai astronot veteran dan pensiunan kapten Angkatan Laut, Wilmore dan Williams telah mengantisipasi berbagai rintangan dalam penerbangan uji coba ini. Mereka tetap sibuk di luar angkasa, membantu perbaikan dan eksperimen. Keduanya kini menjadi anggota kru stasiun penuh waktu bersama dengan tujuh orang lainnya di dalam pesawat.
Bahkan sebelum keduanya diterbangkan pada 5 Juni 2024 dari Cape Canaveral, Florida, sistem pendorong Starliner mengalami kebocoran helium. Kebocorannya diklaim kecil dan diperkirakan terisolasi, tetapi kemudian muncul empat kebocoran lain setelah lepas landas, yang mengakibatkan kegagalan sistem pada lima pendorong.
Meskipun empat pendorong berhasil ditemukan, hal ini membuat NASA ragu apakah akan ada lebih banyak kerusakan yang dapat menghambat peluncuran kapsul dari orbit.
Boeing melakukan banyak uji coba pendorong di luar angkasa dan di darat selama musim panas, dan yakin bahwa pesawat luar angkasanya dapat membawa para astronot kembali dengan selamat. Namun, NASA tidak merasa nyaman dengan situasi pendorong dan memilih SpaceX.
Pengawas penerbangan melakukan lebih banyak uji coba penembakan pendorong kapsul setelah pelepasan muatan; satu pendorong gagal menyala. Para teknisi menduga makin banyak pendorong ditembakkan, makin panas pendorong tersebut sehingga menyebabkan segel pelindung membengkak dan menghalangi aliran propelan. Mereka juga tidak dapat memeriksa bagian mana pun; bagian yang memegang pendorong dibuang sebelum masuk kembali.
Starliner akan diangkut dalam beberapa minggu ke Pusat Antariksa Kennedy NASA, di mana analisis akan dilakukan.
Para pejabat NASA menekankan bahwa badan antariksa ini tetap berkomitmen untuk memiliki dua perusahaan AS yang bersaing dalam mengangkut astronot. Tujuannya adalah agar SpaceX dan Boeing dapat bergantian meluncurkan kru – satu per tahun per perusahaan – sehingga stasiun luar angkasa ditinggalkan pada 2030 tepat sebelum masuk kembali. Hal ini tidak memberikan banyak waktu bagi Boeing untuk mengejar ketertinggalannya, namun menurut Nasa, perusahaan ini berniat terus maju dengan Starliner.
Stich mengatakan bahwa setelah pendaratan, masih terlalu dini untuk mengetahui kapan penerbangan Starliner berikutnya dengan astronot akan dilakukan.
“Butuh sedikit waktu untuk menentukan langkah ke depan,” katanya.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler



