Kamis, 14 Mei 2026

Mustika Ratu-Garuda Indonesia Promosikan Jamu Modern untuk Go International

Penulis : Happy Amanda Amalia
19 Mar 2022 | 16:13 WIB
BAGIKAN
Jamu Ready To Drink Mustika Ratu menjadi menu hidangan dalam penerbangan yang membawa wisatawan dari Jakarta ke Mandalika bersama Garuda Indonesia. ( Foto ilustrasi: Istimewa )
Jamu Ready To Drink Mustika Ratu menjadi menu hidangan dalam penerbangan yang membawa wisatawan dari Jakarta ke Mandalika bersama Garuda Indonesia. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

JAKARTA, investor.id – PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menggandeng Garuda Indonesia untuk menghadirkan Jamu Ready To Drink (RTD) dalam penerbangan yang membawa wisatawan dari Jakarta ke Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menyaksikan balap MotoGP “Pertamina Grand Prix of Indonesia” pada 17-20 Maret.

Jamu Ready to Drink Mustika Ratu atau #JamuJamanNow yang memiliki tiga varian rasa, seperti Gula Asam, Beras Kencur dan Kunir Asam bakal menjadi menu hidangan yang menemani penerbangan wisatawan dari Jakarta ke Mandalika bersama Garuda Indonesia.

“Merupakan kebanggaan bagi MRAT dapat mengambil peran dalam kelancaran mobilitas wisatawan dalam penerbangan bersama Jamu Ready to Drink Mustika Ratu yang segar, sehat dan berkhasiat. Jamu Ready to Drink kini telah menjadi minuman modern yang inovatif dengan Ultra High Technoogy (UHT) pertama di Indonesia dan menjadi bagian dari lifestyle yang sehat, sehingga sangat cocok dan mudah untuk dibawa dalam berpergian,” ujar Direktur MRAT Kusuma Ida Anjani dalam keterangan tertulis Sabtu (19/3).

ADVERTISEMENT

Anjani menambahkan bahwa kerja sama Mustika Ratu dan Garuda Indonesia diharapkan tidak hanya dapat menjembatani kebutuhan masyarakat untuk turut menyaksikan gelaran MotoGP saja, namun juga menjadi langkah berkesinambungan untuk memperkuat kolaborasi ekosistem pariwisata Indonesia.

Sementara itu, Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT Garuda Indonesia, Ade R Susardi mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya peningkatan layanan baik pada aspek safety, keamanan dan kenyamanan penerbangan khususnya dalam acara MotoGP.

“Sejalan dengan misi Garuda Indonesia untuk memperkenalkan keragaman budaya serta produk khas Indonesia, kehadiran Jamu Ready to Drink Mustika Ratu diharapkan dapat menghadirkan pengalaman penerbangan yang lebih berkesan bagi penumpang serta dapat semakin menggiatkan confident dan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara bersama Garuda Indonesia,” kata Ade.

Seperti diketahui, Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah untuk lomba balap MotoGP “Pertamina Grand Prix of Indonesia” pada 18-20 Maret 2022 di sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melalui kegiatan internasional balap MotoGP tersebut diharapkan dapat menjadi ajang promosi produk-produk unggulan UMKM dan produk lokal yang khas, seperti jamu ke dunia International.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) pun telah mempercayakan Mustika Ratu bersama para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan acara MotoGP sebagai ajang promosi di dalam Pertamina Mandalika International Street Circuit.


 

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 detik yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia