Kamis, 14 Mei 2026

Singapore Watch Fair 2023, Tempat Berburu Koleksi Jam Tangan Ikonik dan Mewah

Penulis : Mardiana Makmun
14 Sep 2023 | 00:09 WIB
BAGIKAN
Koleksi jam tangan mewah akan dipamerkan di Singapore Watch Fair 2023 di  Equarius Hotel, Resorts World Sentosa (RWS), Singapura, pada 18-21 Oktober 2023.
Koleksi jam tangan mewah akan dipamerkan di Singapore Watch Fair 2023 di Equarius Hotel, Resorts World Sentosa (RWS), Singapura, pada 18-21 Oktober 2023.

JAKARTA, investor.idSingapore Watch Fair (SWF) 2023 bakal digelar di Equarius Hotel, Resorts World Sentosa (RWS), Singapura, pada 18-21 Oktober 2023 mendatang. Pameran yang merupakan bagian dari UltraLuxe 2028 dan didukung oleh Singapore Tourism Board (STB) itu menghadirkan koleksi jam tangan ikonik dan mewah.

“Dalam pameran jam tangan paling bergengsi di Asia ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai 20 merek jam tangan, termasuk sejumlah pembuat jam tangan independen seperti Cultured Watch, Sartory Billard, Ludovic Ballouard, L'Epée 1839, LANG 1943, Zehua Tan, dan 2ToneVintage Watches,” ungkap Founder & Festival Director of Singapore Watch Fair, Nelson Lee, di Jakarta, baru-baru ini.

SWF, kata Nelson, akan mengungkap sebuah harta karun berupa jam tangan mewah senilai US$25 juta (setara dengan Rp 875 miliar). Di antara horologi yang memukau ini, Ludovic Ballouard UD Osmium akan menjadi salah satu merk yang memukau perhatian pengunjung karena jam tangan ini terbuat dari logam mula paling langka di bumi – Osmium. Jam ini memiliki ciri khasnya yang paling banyak diminati,  yakni menggunakan angka terbalik terbuat dari batu Onyx.

Selain itu, SWF juga menghadirkan kolektor ternama, yaitu Sandro Fratini dan Ali Nael yang akan berkolaborasi dengan museum FutureGrail untuk mengungkap The Essence of Time Museum menghadirkan koleksi jam tangan yang luar biasa, langka dan bersejarah termasuk edisi terbatas dengan seni enamel dari Vacheron Constantin, Patek Philipe, dan Rolex.

ADVERTISEMENT

“Fratini akan membawa 80 koleksi jam tangannya,” ungkap Nelson.

Pameran ini dikurasi oleh ahli horologis bertalenta, Arnaud Tellier yang sempat menjabat sebagai direktur dan kurator dari museum Patek Philipe di Genewa dan penasihat utama museum FutureGrail. Oleh karena itu, dalam pameran ini para kolektor jam tangan akan memiliki apresiasi lebih dalam atas upaya yang diperlukan untuk membentuk koleksi dengan potensi nilai investasi.

Untuk para kolektor yang mencari informasi lelang pada November mendatang, Christie's Hong Kong akan menggelar pra-pertunjukkan untuk Autumn Auction mereka. Pihak-pihak yang terkenal di industri seperti TickTock Belles, Dubai Watch Club Ladies, dan Kuwait Watch Club Ladies bergabung untuk menyatukan pada ahli horologis wanita guna memperjuangkan gerakan pengumpulan jam tangan untuk perempuan.

Selain pameran jam tangan, SWF juga memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk mendapatkan informasi mengenai dunia horologi melalui sesi diskusi panel bertajuk "Talking Time". Pengunjung akan mendapatkan pengetahuan langsung dari pembuat jam tangan terkemuka, pakar horologi ternama, dan kolektor terkenal seperti Gary Getz, Sandro Fratini, dan Dr Bernard Cheong.

Pengunjung juga dapat mempelajari perkembangan jam tangan mewah sebagai aset alternatif dalam sesi diskusi yang dibawakan oleh AXA, serta menyaksikan pembuat jam tangan terbaik di Asia, Atelier Wen dan Zehua Tan yang membahas "Kebangkitan Pembuatan Jam di Tiongkok" dalam bidang ketepatan waktu dan kemewahan.

Founder & Festival Director of Singapore Watch Fair, Nelson Lee,  menyebutkan "Kurasi kami yang tak tertandingi memastikan bahwa para penggemar jam tangan disuguhi koleksi jam tangan yang unik. Para pembuat jam tangan telah meluangkan waktu dari jadwal sibuk mereka untuk bergabung dengan kami di Singapura untuk acara tahunan ini, di mana mereka secara pribadi mempresentasikan karya dan cerita mereka - sebuah pengalaman berharga yang dengan bangga kami tawarkan," kata Nelson.

Tips Memilih Jam untuk Dikoleksi:

  • Jam harus langka
  • Kualitas harus sangat baik
  • Brand baru berkualitas
  • Bisa juga memilih brand baru tapi berkualitas dan jumlahnya limited, namun berpotensi tumbuh ke depannya.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 3 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 32 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia