Kamis, 14 Mei 2026

Morrissey Ingin Konser Tanpa Asap Rokok

Penulis : Antara
9 Mei 2012 | 10:52 WIB
BAGIKAN

JAKARTA- Bagi para perokok dan pemakan daging jangan coba-coba datang ke konser penyanyi legendaris aliran britpop, Morrissey, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis. (10/5)

Konser berdurasi 1,5 jam bertajuk "Morrisey Live in Jakarta" ini akan digelar dengan area tanpa asap rokok dan berbau vegetarian sesuai permintaan penyanyi bernama lengkap Steven Patrick Morrissey itu.

"Di area konser nantinya, para pengunjung dilarang keras untuk merokok karena Morrissey sangat tidak menyukai asap rokok," kata Operational Director Indika Cipta Kreasi, Praditya Sutrisno, saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/5).

Menurut Praditya, demi menghormati Morrissey yang vegetarian itu, area sekitar konser pun akan berbau vegetarian. Bahkan promotor yang mendampingi Morrissey sampai konser berlangsung juga akan ikut vegetarian.

"Tidak ada asap rokok, daging dan semua serba vegetarian," tegas Praditya.

Sejak 2011, penyanyi Inggris keturunan Irlandia itu aktif berpartisipasi dalam kampanye untuk kelompok pegiat hak-hak binatang atau People For the Ethnical Treatment of Animals (PETA).

Dia dipuji karena membantu membuat dunia menjadi tempat yang lebih ramah bagi binatang, melalui kampanyenya akan hak-hak binatang dan gaya hidup vegetarian.

Morrissey memulai karirnya sejak tahun 1982 sebagai vokalis The Smiths yang dianggap sebagai salah satu band indie paling penting di era 80-an karena berpengaruh luar biasa bagi genre musik indie yang belakangan disebut "Britpop".

Setelah The Smiths bubar pada 1987, Morrissey melanjutkan karir sebagai solois.(ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia