Kamis, 14 Mei 2026

Gerakan Aksi Bersih MR.DIY, Menggugah Kesadaran Sungai Bukan Tempat Sampah Terpanjang

Penulis : Mardiana Makmun
27 Mei 2024 | 10:02 WIB
BAGIKAN
Head of Marketing MR.DIY Indonesia, Ria Sutrisno tengah mengambil sampah plastik di Sungai Mahakam dalam kegiatan Gerakan Aksi Bersih MR.DIY di Samarinda, Kalimantan Timur.
Head of Marketing MR.DIY Indonesia, Ria Sutrisno tengah mengambil sampah plastik di Sungai Mahakam dalam kegiatan Gerakan Aksi Bersih MR.DIY di Samarinda, Kalimantan Timur.

SAMARINDA, investor.id – Sungai bukanlah tempat sampah terpanjang. Membuang sampah di sungai dapat mengganggu keindahan, transportasi, dan ekosistem sungai serta laut. Kesadaran ini yang tengah digugah oleh MR.DIY di seluruh Indonesia, termasuk di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur.

“Sebagai peritel rumah tangga terbesar di Asia Tenggara yang hemat, lengkap, dan dekat, MR.DIY melakukan kontribusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang berkelanjutan,” kata Kepala Marketing Mr.DIY Indonesia, Ria Sutrisno di sela Gerakan Aksi Bersih MR.DIY bekerja sama dengan World Clean Up Day Indonesia di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (23/5/2024).

Berdasarkan BPS Kota Samarinda, timbunan sampah Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2023 mencapai 841.286 ton dan angka pengelolaan sampah sebanyak 87,63%. Sayangnya, sebanyak 12,37% masih dibuang ke lingkungan sekitar, termasuk ke sungai. Karena itu, pemerintah Kaltim terus melakukan upaya mencapai Kaltim Bersih 2025 dengan mengajak masyarakat untuk memilah sampah, mengurangi tumpukan sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan  dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.

Bekerja cepat, direksi MR.DIY bersama sekitar 50 orang relawan yang merupakan warga lokal Kota Samarinda, menyapu bersih sampah plastik di Pasar Pagi di pinggiran Sungai Mahakam, Samarinda. “Bekerja sama dengan World Clean Up Day Indonesia, kami mengerahkan 50 orang relawan warga lokal untuk membersihkan sampah, terutama sampah plastik di pinggiran Sungai Mahakam,” papar Ria Sutrisno.

ADVERTISEMENT

Berkarung-karung sampah, mayoritas botol plastik bekas air minum dalam kemasan, berhasil dikumpulkan. “Target kami bisa mengumpulkan 700 kg sampah,” harap Ria.

Fatur Rahman, Leader Kalimantan Timur World Clean Up Day Indonesia mengungkapkan, dalam 1 jam, relawan berhasil mengumpul 640 kg sampah plastik. “Sebenarnya masih banyak sampah plastic di pinggir Sungai Mahakam, namun kami hanya mampu mengambil sebanyak 640 kg,” ungkap Fatur.

Menurut Ria, Gerakan Aksi Bersih MR.DIY ini digelar dalam rangka pembukaan toko MR.DIY ke-800 di Kota Samarinda. Terkait angka itu, MR.DIY juga membagikan 800 paket alat kebersihan kepada relawan dan warga sekitar.

Total, kini ada 6 toko MR.DIY di kota ini. “Nantinya, menyusul kota lain, kami juga akan menyediakan drop box sampah plastic di toko ini,” kata Ria.

Sebelumnya, MR.DIY telah menyediakan drop box sampah plastic di toko-tokonya di tiga kota, yakni di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. “Selanjutnya sampah plastic tersebut akan kami kirimkan untuk didaurulang,” tandas Ria.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia