Kamis, 14 Mei 2026

Band Paling Ditunggu di BTV Semesta Berpesta Yogyakarta

Penulis : Chandra Adi
19 Jul 2025 | 17:45 WIB
BAGIKAN
Ribuan pengunjung diprediksi akan memadati Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/25), dalam gelaran BTV Semesta Berpesta Yogyakarta. (Foto: B-Unvierse/ Chandra Adi)
Ribuan pengunjung diprediksi akan memadati Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/25), dalam gelaran BTV Semesta Berpesta Yogyakarta. (Foto: B-Unvierse/ Chandra Adi)

YOGYAKARTA, investor.id – Ribuan pengunjung diprediksi akan memadati Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/25), dalam gelaran BTV Semesta Berpesta. Acara ini menjadi bagian dari tur nasional yang menyambangi enam kota besar di Indonesia. Dari deretan musisi yang tampil, band legendaris The Hud menjadi penampilan yang paling dinanti para penonton.

Dimulai pukul 16.00 WIB, panggung utama dimeriahkan oleh penampilan musisi ternama tanah air seperti Banda Neira, Diskoplo, Nabila Taqiyyah, dan Gildcoustic. 

“Saya dari tadi siang sudah datang ke sini karena benar-benar pengin nonton Banda Neira karena suka sama lagu-lagunya ” ujar Rifa (24), pengunjung asal Bantul.

BTV Semesta Berpesta mengusung konsep hiburan terpadu yang menyatukan musik, olahraga, dan budaya dalam satu pengalaman langsung dan interaktif. Setelah sukses digelar di Palembang, Bandung, Bogor, dan Malang, Yogyakarta menjadi kota kelima yang disambangi dalam rangkaian ini, sebelum akhirnya ditutup di Jakarta.

ADVERTISEMENT

“Saya suka semua yang tampil, selain Banda Neira saya juga suka The Hud,” kata Atika (29), penonton lain asal Jogja.

Dengan kemasan acara yang meriah dan deretan musisi lintas generasi, BTV Semesta Berpesta Yogyakarta menjadi ajang hiburan yang dinanti para pengunjung. Kota terakhir, Jakarta, diprediksi akan menjadi penutup yang spektakuler dalam BTV Semesta Berpesta ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia