Budaya Kerja Sehat Jadi Fokus Baru Perusahaan di Tengah Tekanan Dunia Kerja
JAKARTA, investor.id – Perubahan pola kerja dan tingginya tekanan di lingkungan profesional mendorong semakin banyak perusahaan mulai memberi perhatian lebih terhadap kesehatan mental karyawan dan budaya kerja yang sehat.
Di tengah tren tersebut, berbagai program pelatihan berbasis psikologi industri mulai banyak diterapkan perusahaan untuk memperkuat komunikasi internal, kepemimpinan, hingga ketahanan mental karyawan.
Salah satu pendekatan yang kini berkembang adalah pelatihan berbasis evidence-based yang mengintegrasikan aspek kesehatan psikologis dengan produktivitas kerja.
Direktur sekaligus trainer Cerita Jiwa Training Center Widya Khrisanti Montoliang mengatakan, kesehatan mental kini tidak lagi dipandang sebagai isu personal semata, tetapi telah menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan sumber daya manusia.
“Perusahaan mulai menyadari bahwa lingkungan kerja yang sehat berpengaruh langsung terhadap produktivitas, retensi karyawan, dan kualitas kolaborasi tim,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Mei 2026.
Menurut Widya, tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target bisnis, tetapi juga kemampuan organisasi menjaga kesejahteraan psikologis karyawan secara berkelanjutan.
Budaya Kerja Sehat
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler

