Jumat, 15 Mei 2026

Susun RAPBN 2024, Sri Mulyani Ungkap  Lima Anggaran Prioritas 

Penulis : Arnoldus Kristianus
30 Mei 2023 | 17:56 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai mengikuti Rapat Kerja dengan Badan Anggaran di DPR pada Selasa (30/5/2023).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai mengikuti Rapat Kerja dengan Badan Anggaran di DPR pada Selasa (30/5/2023).

Belanja Infrastruktur

Ketiga, anggaran belanja infrastruktur dalam kisaran Rp 396,9 triliun sampai dengan Rp 477,5 triliun. Dana ini akan digunakan untuk infrastruktur pendukung transformasi ekonomi , mendukung percepatan penyelesaian pembangunan, serta infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) secara bertahap dan berkelanjutan.

"Infrastruktur merupakan satu kebutuhan terutama infrastruktur baik di bidang ICT, energi, pangan, konektivitas. Rp 396,9 triliun – Rp 477,5 triliun kita alokasikan di tahun 2024,” kata Sri Mulyani.

ADVERTISEMENT

Keempat, anggaran untuk belanja kesehatan dalam kisaran Rp 187,9 triliun – Rp 200,8 triliun dalam RAPBN 2024. Anggaran ini akan digunakan untuk penajaman lokasi dan intervensi percepatan penurunan stunting; penguatan teknologi dan kemandirian farmasi ; penguatan Jaminan kesehatan nasional; penguatan sistem kesehatan yang handal antara lain melalui dana alokasi khusus untuk peningkatan sarana prasarana.

“Untuk anggaran kesehatan digunakan untuk mendorong reform dan pelayanan dasar dan pelayanan kesehatan yang semakin merata serta sekarang dengan tumbuhnya teknologi di bidang kesehatan yang maju secara pesat harus dijawab juga dengan kemampuan Indonesia tidak hanya di bidang rumah sakit namun juga di industri farmasi,” tutur Menkeu.

Kelima, anggaran ketahan pangan dalam kisaran Rp 104,3 triliun sampai Rp 124,3 triliun  dalam RAPBN 2024. Dana ini akan digunakan untuk peningkatan produksi pangan domestik melalui program ketersediaan, akses dan konsumsi pangan berkualitas; penguatan dukungan sarana dan prasarana penyimpanan maupun pengolahan hasil pertanian ; penguatan tata kelola sistem logistik nasional dan konektivitas antar wilayah; dan penguatan cadangan pangan nasional.

”Anggaran ketahanan pangan dalam kisaran Rp104,3 triliun – Rp124,3 triliun terutama untuk mendorong produksi pangan domestik dan mendukung peningkatan sarana prasarana serta perbaikan tata kelola dari sisi logistik dan cadangan pangan,” pungkas Sri Mulyani.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 30 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia