Susun RAPBN 2024, Sri Mulyani Ungkap Lima Anggaran Prioritas
Belanja Infrastruktur
Ketiga, anggaran belanja infrastruktur dalam kisaran Rp 396,9 triliun sampai dengan Rp 477,5 triliun. Dana ini akan digunakan untuk infrastruktur pendukung transformasi ekonomi , mendukung percepatan penyelesaian pembangunan, serta infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) secara bertahap dan berkelanjutan.
"Infrastruktur merupakan satu kebutuhan terutama infrastruktur baik di bidang ICT, energi, pangan, konektivitas. Rp 396,9 triliun – Rp 477,5 triliun kita alokasikan di tahun 2024,” kata Sri Mulyani.
Keempat, anggaran untuk belanja kesehatan dalam kisaran Rp 187,9 triliun – Rp 200,8 triliun dalam RAPBN 2024. Anggaran ini akan digunakan untuk penajaman lokasi dan intervensi percepatan penurunan stunting; penguatan teknologi dan kemandirian farmasi ; penguatan Jaminan kesehatan nasional; penguatan sistem kesehatan yang handal antara lain melalui dana alokasi khusus untuk peningkatan sarana prasarana.
“Untuk anggaran kesehatan digunakan untuk mendorong reform dan pelayanan dasar dan pelayanan kesehatan yang semakin merata serta sekarang dengan tumbuhnya teknologi di bidang kesehatan yang maju secara pesat harus dijawab juga dengan kemampuan Indonesia tidak hanya di bidang rumah sakit namun juga di industri farmasi,” tutur Menkeu.
Kelima, anggaran ketahan pangan dalam kisaran Rp 104,3 triliun sampai Rp 124,3 triliun dalam RAPBN 2024. Dana ini akan digunakan untuk peningkatan produksi pangan domestik melalui program ketersediaan, akses dan konsumsi pangan berkualitas; penguatan dukungan sarana dan prasarana penyimpanan maupun pengolahan hasil pertanian ; penguatan tata kelola sistem logistik nasional dan konektivitas antar wilayah; dan penguatan cadangan pangan nasional.
”Anggaran ketahanan pangan dalam kisaran Rp104,3 triliun – Rp124,3 triliun terutama untuk mendorong produksi pangan domestik dan mendukung peningkatan sarana prasarana serta perbaikan tata kelola dari sisi logistik dan cadangan pangan,” pungkas Sri Mulyani.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





