Jumat, 15 Mei 2026

Bergegas Menuju Indonesia Emas 2045

Penulis : Hari Gunarto / Tri Listyarini / Thomas Harefa
26 Jun 2023 | 09:00 WIB
BAGIKAN
Kota Jakarta, pusat ekonomi Indonesia. (Pixabay)
Kota Jakarta, pusat ekonomi Indonesia. (Pixabay)

Namun, Shinta menilai, strategi dan milestones yang ada di VIE 2045 selayaknya di-review, diperbarui, dan disesuaikan dengan konteks urgensi dan tantangan ekonomi sekarang hingga 10 tahun ke depan. ”Yang perlu di-review antara lain kecepatan transformasi keahlian dan overhaul produktivitas pekerja serta peningkatan fleksibilitas iklim ketenagakerjaan. Ini penting agar lebih sesuai tantangan tren digitalisasi ekonomi dan investasi yang sudah jauh beralih ke padat modal, yang butuh tenaga kerja dengan skills lebih tinggi dan tidak bisa didominasi unskilled workers seperti saat ini," papar Shinta.

VIE 2045 juga perlu mencakup strategi, instrumen, dan milestones untuk memberdayakan dan mentransformasi sektor ekonomi informal dan UMKM secara lebih fokus, terstruktur, dan intensional, serta tidak insidentil tergantung pilihan politik. Sebab, selama ini sektor informal dan UMKM merupakan kontributor pertumbuhan ekonomi dan pemberi kerja terbesar di RI.

Shinta menegaskan, Apindo sangat mendukung agenda VIE 2045. Apindo justru sangat antusias dan menantikan percepatan reformasi struktural iklim usaha, birokrasi, dan pasar tenaga kerja oleh pemerintah. Hal ini karena regulasi akan menjadi setting, ibarat gigi kendaraan yang menentukan seberapa cepat pelaku usaha bisa melakukan ekspansi usaha.

ADVERTISEMENT

"Tidak tertutup kemungkinan kita bisa gagal di tengah jalan kalau reformasi strukturalnya hanya berhenti on paper, atau implementasinya tidak sesuai harapan atau tidak konsisten," tandas Shinta.

Secara khusus, Shinta mengkhawatirkan dampak pandemi Covid-19 yang menciptakan disrupsi besar yang bisa menghambat capaian VIE 2045. Selain menciptakan economic scarring effect (perlambatan pertumbuhan, pelemahan penciptaan lapangan kerja baru, dan pelebaran gap sosial-ekonomi), gara-gara pandemi lanskap persaingan usaha dan tren ekonomi global banyak berubah. Itu karena terjadi percepatan digitalisasi ekonomi, adopsi teknologi industri 4.0, dan peningkatan urgensi dekarbonisas.

“Hal itu semua menciptakan kebutuhan transformasi ekonomi yang lebih cepat, lebih radikal, dan lebih konsisten meng-offset kekurangan-kekurangan capaian pembangunan yang terjadi sebelumnya,” tegas Shinta.

Benahi Inefisiensi

Sedangkan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menjelaskan, untuk mencapai pertumbuhan per kapita US$ 30.300 pada 2045, ekonomi rata-rata harus tumbuh 7-8% per tahun dan harus berkualitas. Ketika mengejar VIE 2045, Bhima menekankan pentingnya strategi sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

“Artinya, pertumbuhan tinggi harus dibarengi perbaikan indikator kesejahteraan, kemiskinan ekstrem menjadi 0%, rasio Gini menurun, ketimpangan desa dan kota bisa diatasi, lapangan kerja untuk masyarakat bawah terbuka lebar, industri manufaktur berteknologi tinggi bertumbuh. Sebab, ekses dari pertumbuhan ekonomi tinggi biasanya rasio Gini meningkat,” kata dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, untuk mencapai pendapatan per kapita US$ 23.000 pada 2045, dibutuhkan pertumbuhan rata-rata 6% dari sekarang. Sedangkan untuk mencapai pendapatan/kapita US$ 30.300, dibutuhkan pertumbuhan ekonomi 7% per tahun hingga 2045.

Oleh karena itu pemerintah terus menggenjot industrialisasi secara lebih masif. Industrialisasinya harus inklusif dan berkelanjutan, yakni yang besar memberikan dampak rambatan kepada UMKM, agar UMKM menjadi bagian dari rantai produksi industrialisasi. “UMKM kita dorong menjadi startup science tech company, bukan hanya startup marketplace,” kata Amalia.

Selain itu, industrialisasi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM. Riset dan inovasi menjadi kunci daya saing peningkatan industri. “Ke depannya pemerintah akan menempatkan universitas yang memiliki keunggulan bidang tertentu dengan lokasi yang dekat dengan industri. Jadi ada link antara industri dan universitas, agar industrialisasi bisa sukses,” kata Amalia.

Pemerintah juga akan memastikan transformasi digital terus berjalan. Pemerintah akan mendorong perusahaan terus mengembangkan R&D, menerapkan prinsip keberlanjutan, dan menerapkan prinsip ekonomi hijau agar dapat bersaing.

Amalia menekankan, dalam RPJPN ada arah kebijakan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi (IPTEKIN) serta produktivitas ekonomi. “Pemerintah ingin membangun scientific temper, yaitu budaya karakter ilmiah yang harus kita didik sejak dini. Jadi kita berpikir, berkarakter, kemudian budaya kita ini budaya ilmiah dan budaya inovasi,” ucap Amalia.

Kemudian, untuk mencapai VIE 2045, pemerintah bisa melakukan komersialisasi iptek dan inovasi melalui triple helix antara akademisi, swasta, dan pemerintah. Ibu Kota Nusantara juga kelak didorong menjadi superhub ekonomi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia