Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Saham Anjlok, Bos BI: Kami Pastikan Aset Keuangan Indonesia Tetap Menarik

Penulis : Arnoldus Kristianus
19 Mar 2025 | 16:32 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Sebagai informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di BEI pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu IHSG mencapai 5%, Pembekukan sementara itu dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

BEI menyebut, perdagangan saham akan dibekukan selama 30 menit dan setelah itu akan dilanjutkan lagi. Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (18/3/2025) pemerintah mendapatkan dana sebesar Rp 28 triliun. Nilai ini lebih besar dari target indikatif sebesar Rp 26 triliun. Dari dana sebesar Rp 28 triliun tersebut, investor asing mencapai Rp 5,33 triliun (19,04%).

ADVERTISEMENT

Yield yang dicapai relatif baik yaitu pada tingkat yield yang sama dengan di secondary market. Artinya, tidak diperlukan pemberian premium atau tambahan imbal hasil untuk mendapatkan investor,” terang dia.

Spread SUN 10 Tahun terhadap US Treasury (UST) tenor setara cukup rendah, yaitu sebesar 267 bps. Spread ini jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara sekelompok (peers) seperti: Meksiko (521 basis poin), Afrika Selatan (629 basis poin), dan Brasil (1070 basis poin). Artinya negara-negara ini harus membayar imbal hasil surat utang jauh lebih mahal terhadap  investor pemilik obligasi.

“Kementerian Keuangan terus mengelola APBN secara prudent dan kredibel untuk mendukung tujuan pembangunan serta menjaga kepercayaan masyarakat dan pelaku ekonomi,” terang Sri Mulyani.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia