Kamis, 14 Mei 2026

Sri Mulyani Diberitahu Kabar Pencopotan 1 Jam Sebelum Pengumuman

Penulis : Prisma Ardianto
9 Sep 2025 | 21:56 WIB
BAGIKAN
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) menerima bunga mawar putih dari pegawai Kemenkeu usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) menerima bunga mawar putih dari pegawai Kemenkeu usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Lebih lanjut, sumber anonim lain menyebut bahwa salah satu penasihat Danantara Indonesia, yang dikenal berani mengambil risiko, menyampaikan pandangannya terhadap konservatisme fiskal Sri Mulyani. Menurut dia, pendekatan fiskal Sri Mulyani tidak selaras dengan target pertumbuhan tinggi yang dicanangkan Prabowo.

Kritik dari penasihat Danantara itu merujuk pada aturan defisit APBN yang tak boleh melampaui 3%, yang selama ini dipatuhi oleh Sri Mulyani. Artinya, ia menyarankan agar utang pemerintah bisa diperlebar untuk mendorong perekonomian.

Secara terpisah, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ariyo Irhamna menyebut bahwa perbedaan ideologis menjadi alasan utama dibalik kehadiran Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat menteri keuangan menggantikan posisi Sri Mulyani. Menurut dia, Sri Mulyani cenderung berfokus pada mekanisme pasar dan meminimalkan peran pemerintah.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Prabowo menginginkan peran aktif pemerintah melalui instrumen fiskal, pembiayaan, dan penguatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Pergantian Menteri Keuangan ini menjadi langkah konsisten untuk memastikan kebijakan fiskal sejalan dengan visi pembangunan nasional yang inklusif dan berdaulat,” ujar Ariyo dalam keterangan tertulisnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 39 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 50 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia