Kamis, 14 Mei 2026

PT Merck akan Bagi Dividen Rp 4.464 per Lembar Saham

Penulis : Antara
15 Apr 2011 | 09:31 WIB
BAGIKAN

JAKARTA- Perusahaan farmasi dan kimia, PT Merck Tbk akan membagikan dividen Rp4.464 per lembar sahamnya kepada 22,4 juta lembar saham yang tersebar di publik pada 26 Mei 2011.

Demikian dikemukakan Presiden Direktur PT Merck Tbk Markus Bamberger dalam keterangan pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di kantor Merck, Jakarta, Kamis (14/4). 

Didampingi Direktur Keuangan Bambang Nurcahyo, Direktur Consumer Health Care Nils K Moen, Direktur Instalasi Pabrik Elly Asali, dan Direktur Merck Serono Evie Yulin, Markus Bamberger mengatakan bahwa menutup tahun 2010, PT Merck Tbk berhasil meraih penjualan bersih Rp 796 miliar.

Angka tersebut naik sebesar 5,9% jika dibandingkan dengan tahun 2009 sebesar Rp 751 miliar dengan laba bersih mencapai Rp 118 miliar. (*/gor)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 3 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 32 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia