Manajer Investasi Gencar Akumulasi Saham GOTO, Harga Bakal Naik?
JAKARTA, Investor.id - Sejumlah manajer investasi (MI) terus mengakumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), seiring dinamisnya pergerakan harga saham raksasa teknologi Indonesia ini. Mereka menilai, kinerja GOTO secara kuartalan terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang kuat, didukung pengelolaan biaya yang semakin efisien.
Senior Vice President sekaligus Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan mengatakan, posisi saham GOTO saat ini sangat menarik untuk diakumulasi.
"Selain aspek fundamental, tentunya keputusan perusahaan aset manajemen mengakumulasi saham GOTO, karena posisi strategis GOTO dalam perhitungan IHSG," tulis dia dalam riset, Senin (10/4/2023).
Lebih lanjut, selama periode Januari-Maret 2023, sejumlah perusahaan aset manajemen pengelola reksa dana tercatat menambah kepemilikan atas saham GOTO.
Berdasarkan data kepemilikan saham GOTO per 31 Maret 2023, jumlah reksa dana yang menjadikan saham ini sebagai portofolio investasi bertambah 14 produk menjadi 173 produk dari berbagai perusahaan aset manajemen. Jumlah saham yang dimiliki reksa dana ini mencapai 23,18 miliar saham atau 1,95%.
Kemudian, pada 31 Desember 2022, jumlah reksa dana yang berinvestasi di saham GOTO mencapai 159 produk dengan portofolio saham GOTO sebanyak 22,66 miliar saham atau 1,91%.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler






