Jumat, 15 Mei 2026

Akhirnya, Amman Mineral (AMMN) Tembus Jajaran Emiten Elite

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Jul 2023 | 14:01 WIB
BAGIKAN
Tambang tembaga dan emas PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (Foto: AMMN)
Tambang tembaga dan emas PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (Foto: AMMN)

Amman Mineral Internasional (AMMN) mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2023. Hingga Jumat (21/7/2023), saham AMMN bertengger di level Rp 1.875 atau naik 10,6% dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Rp 1.695.

Menurut analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova, kenaikan harga saham AMMN akan berlanjut, karena didukung oleh prospek kinerja Amman Mineral. “Hal ini dipengaruhi oleh harga komoditas. Dalam hal ini, Amman Mineral memproduksi tembaga dan emas. Jadi, ini akan bagus ke saham AMMN,” jelas dia dalam ulasannya.

Ivan memprediksi harga saham AMMN mampu menembus Rp 2.000. “Emiten di sektor komoditas, seperti AMMN, ANTM, dan MDKA akan memberikan dampak yang mempengaruhi pasar saham domestik,” sebut dia.

ADVERTISEMENT

Secara terpisah, analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambadha mengemukakan, saham AMMN memiliki prospek positif, seiring rencana Amman Mineral membiayai proyek-proyek strategis. Hal ini akan menjaga tingkat profitabilitas perusahaan ke depan.

“Dari sisi valuasi, saham AMMN masih bagus. Apalagi, price to earnings ratio (PER) sekitar 7 kali dibanding rata-rata industri yang sebesar 8,6 kali. Valuasinya masih kompetitif,” kata Reza.

Amman Mineral Internasional melalui anak usahanya mengelola dua tambang besar, yaitu Batu Hijau dan Elang di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Tambang Batu Hijau merupakan penghasil tembaga terbesar kedua di Indonesia. Sedangkan tambang Elang yang masih dalam tahap ‘eksplorasi’ diperkirakan menjadi salah satu tambang dengan kandungan tembaga dan emas terbesar di dunia,” tulis analis Samuel Sekuritas Juan Harahap dalam risetnya.

Amman Mineral telah meraup dana Rp 10,8 triliun dari hasil IPO. Perseroan berencana menggunakan dana hasil IPO untuk mendukung proyek pengolahan bijih dan pembangkit listrik, proyek smelter, dan pembayaran utang.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia