Siasat United Tractors (UNTR) dan Arah Pergerakan Sahamnya
JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat pertumbuhan kuat pada segmen kontraktor pertambangan melalui anak usahanya, PT Pamapersada Nusantara (Pama). Pama mampu menopang kinerja United Tractors hingga kuartal III-2023, karena berhasil menutupi kinerja segmen lain yang melemah.
Pendapatan bersih dari segmen kontraktor pertambangan via Pama tersebut naik 18% (yoy) menjadi Rp 39,1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 33,2 triliun.
Pama melaporkan bahwa mereka memindahkan 23% lebih banyak overburden selama periode Januari-September 2023 menjadi 853 juta bcm dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 692 juta bcm. Pama juga mencatat produksi batu bara sebanyak 96 juta ton atau meningkat 16% dari 83 juta ton.
“Mereka sangat diuntungkan oleh anjloknya harga batu bara karena permintaan global naik dan produksi meningkat dengan cepat di seluruh Indonesia,” tulis analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Axell Ebenhaezer dalam risetnya.
Di sisi lain, menurut dia, pendapatan United Tractors dari segmen alat berat konstruksi tumbuh 7% (yoy) menjadi Rp 28,8 triliun dari Rp 26,8 triliun. Kenaikan itu terjadi meskipun volume penjualan alat berat merek Komatsu turun 4% menjadi 4.365 unit dari 4.534 unit, akibat penurunan permintaan di sektor perkebunan dan konstruksi.
Meski demikian, Komatsu masih menjadi pemimpin pasar alat berat domestik dengan pangsa pasar mencapai 31% selama periode Januari-September 2023.
Selain itu, katalis utama pertumbuhan segmen alat berat emiten berkode saham UNTR tersebut adalah penjualan produk Scania yang melejit 298% (yoy) menjadi 605 unit dari 152 unit.
Rekomendasi & Target Harga UNTR
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






