Kamis, 14 Mei 2026

BSI (BRIS) Bakal Buka Tiga Kantor Cabang di Arab Saudi

Penulis : Indah Handayani
20 Mar 2024 | 04:20 WIB
BAGIKAN
Bank Syariah Indonesia (BRIS) atau BSI
Sumber: Antara
Bank Syariah Indonesia (BRIS) atau BSI Sumber: Antara

JAKARTA, investor.id -  Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) atau BSI Hery Gunardi mengatakan, perseroan bakal membuka tiga kantor cabang di Arab Saudi. Rencananya, kantor cabang tersebut akan berada di Jeddah, Mekah dan Madinah.

Hery mengatakan, saat ini, pihaknya tengah dalam persiapan sembari menunggu izin operasional diberikan oleh otoritas keuangan setempat. “Di Jeddah itu kantornya sekarang sedang direnovasi. Izinnya belum ada, tapi kantor sudah dibuat. Tapi Insya Allah bisa ya, karena kami datangnya dengan niat baik, dan juga BSI adalah bank yang cukup prominent, rasanya akan diberikan izin,” ucap Hery dikutip dari Antara, Rabu (20/3/2024).

Selain di Jeddah, Hery menuturkan, pihaknya juga berencana untuk membuka dua kantor cabang lain di negara Timur Tengah tersebut setelah nantinya mendapatkan izin dari Saudi Central Bank sebagai otoritas keuangan di Arab Saudi, atau yang sebelumnya bernama Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA).

ADVERTISEMENT

Hery menyampaikan, dua kantor cabang lainnya itu akan berlokasi di Mekah dan Madinah. Hal itu mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbanyak setiap tahunnya.

Menurut Hery, perputaran dana jemaah asal Indonesia mencapai hampir Rp 90 triliun yang digunakan untuk membayar biaya transportasi, akomodasi, makan, pengurusan visa, layanan kesehatan, dan sebagainya.

“BSI ini menangani ekosistem haji dan umrah cukup besar dengan market share sebesar 85%. Nah untuk itu, kami juga berusaha mendekatkan diri dengan punya perwakilan cabang di Arab Saudi,” katanya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 17 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 50 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 59 menit yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia