Saham Tetiba Melonjak 121%, Ada Bonus
JAKARTA, investor.id - Saham PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) melonjak 24,69% mentok auto reject atas (ARA) pada awal sesi I perdagangan 2 Januari 2025. Di sekitar pukul 09.30 WIB, saham KEJU ada di level Rp 1.010.
Saham KEJU lagi terus melesat. Dalam sepekan terakhir saham KEJU +53,96%, dan di satu bulan terakhir KEJU melambung 121,49%.
Sebagaimana diketahui, Mulia Boga Raya (KEJU) atau tenar dengan brand keju Prochiz akan membagikan saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) perseroan tahun buku 2023 sebanyak-banyaknya sebesar Rp 206,2 miliar.
Baca Juga:
IHSG Menguat, Lima Saham Langsung NgegasRasio pembagiannya yakni 4 saham lama akan memperoleh 11 saham bonus.
"Saham bonus akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan tanggal 2 Januari 2025 pukul 16.00 WIB (recording date untuk saham bonus)," tulis Sekretaris Perusahaan KEJU Peter Wiradjaja dalam keterbukaan informasi, Senin (23/12/2024).
Cum saham bonus di pasar reguler dan pasar negosiasi tanggal 27 Desember 2024. Dan ex dividen saham bonus tanggal 30 Desember 2024.
“Pendistribusian saham bonus akan dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2025,” lanjut Peter.
Harga saham KEJU pada saat akhir cum di pasar reguler tanggal 27 Desember 2024 tercatat pada harga Rp 2.430, dengan demikian harga teoretisnya menjadi Rp 648. Pada 30 Desember 2024, saham ini juga mentok ARA +24,62%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler



