Kamis, 14 Mei 2026

MR DIY (MDIY) Ungkap Alasan Pilih Bulukumba sebagai Lokasi Toko ke-1.000

Penulis : Muawwan Daelami
14 Feb 2025 | 19:22 WIB
BAGIKAN
Peresmian pembukaan toko ke-1.000 MR.DIY di Bulukumba. Foto: MDIY
Peresmian pembukaan toko ke-1.000 MR.DIY di Bulukumba. Foto: MDIY

BULUKUMBA, investor.id – Emiten perlengkapan rumah tangga, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau yang popular dengan brand MR DIY mengungkap alasan memilih Bulukumba sebagai lokasi toko ke-1.000 perseroan.

Toko yang berlokasi di Jalan Dato Tiro, Kec. Ela-Ela, itu resmi dibuka pada Jumat (14/2/2025), dengan dihadiri sejumlah petinggi perseroan. Direktur Utama MR DIY Edwin Cheah menyampaikan, pembukaan toko tersebut bukan sekadar peresmian, tetapi simbol keberlanjutan dari visi MR DIY dalam memastikan akses yang lebih mudah untuk produk perlengkapan rumah tangga di berbagai penjuru Indonesia, baik di perkotaan maupun di luar perkotaan.

“Dengan adanya toko ini, kami berharap keluarga di Bulukumba bisa menikmati kemudahan berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga dengan harga yang terjangkau tanpa harus pergi jauh ke kota besar,” ujar Edwin dalam keterangan resminya, Jumat (14/2/2025).

ADVERTISEMENT
MR DIY (MDIY) Ungkap Alasan Pilih Bulukumba sebagai Lokasi Toko ke-1.000
Direktur Utama MDIY Edwin Cheah bersama pemerintah daerah setempat mengecek toko ke-1.000 MR DIY di Bulukumba, Sulawesi Selatan, seusai peresmian toko. Foto/MDIY

Sementara alasan memilih Bulukumba sebagai lokasi cabang toko ke-1.000, menurut Edwin, hal itu untuk merepresentasikan komitmen MR DIY yang hadir di setiap daerah, baik yang padat penduduk maupun yang jauh dari pusat ekonomi, demi memastikan semua keluarga Indonesia memiliki akses yang sama terhadap produk berkualitas.

Selain itu, hadirnya MR DIY di seluruh Indonesia juga untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Hingga saat ini, lebih dari 50% karyawan MR DIY berasal dari luar Pulau Jawa.

Bulukumba sendiri dikenal sebagai daerah pesisir dengan kekayaan laut luar biasa. Namun, tantangan pengelolaan sampah dan kesadaran lingkungan masih menjadi isu penting di kawasan ini.

Mengutip dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup, Kabupaten Bulukumba menghasilkan 67.943 ton sampah sepanjang 2024 di mana 26.59% sampah belum terkelola. Faktor inilah yang turut mendorong jajaran manajemen dan karyawan MR DIY ikut andil membantu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan melakukan aksi bersih-bersih pantai berkolaborasi bersama World Cleanup Day (WCD) dan pelajar sekitar.

Sebagai bagian dari rangkaian bersih-bersih pantai, WCD dan MR DIY mengadakan pelatihan lingkungan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap ekosistem laut.

MR DIY (MDIY) Ungkap Alasan Pilih Bulukumba sebagai Lokasi Toko ke-1.000
Direktur Utama MDIY Edwin Cheah bersama World Cleanup Day (WCD) melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Merpati, Bulukumba. Foto/MDIY

“Pembukaan toko ke-1.000 bukan hanya pencapaian bagi MR DIY, tetapi juga bukti keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak—pelanggan, karyawan, pemasok, dan komunitas sekitar,” tutup Edwin.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 40 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 2 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia