Kamis, 14 Mei 2026

BI: Modal Asing Senilai Rp 2,36 Triliun Masuk ke Pasar Keuangan Dalam Negeri

Penulis : Arnoldus Kristianus
27 Apr 2025 | 11:57 WIB
BAGIKAN
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)
Suasana penukaran mata uang dolar Amerika ke mata uang rupiah di salah satu pusat penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (6/4/2025). (Foto: B-Universe/ Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa modal asing senilai Rp 2,36 triliun masuk ke pasar keuangan domestik pada 21-24 April 2025. Mayoritas modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN).

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan modal asing keluar melalui  SBN sebesar Rp 11,13 triliun. Namun pada saat yang sama modal asing keluar melalui pasar saham sebesar Rp 1,33 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 7,44 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 21 — 24 April 2025, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 2,36 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp 1,33 triliun di pasar saham, beli neto sebesar Rp 11,13 triliun di pasar SBN, dan jual neto sebesar Rp 7,44 triliun di SRBI,” ucap Ramdan dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu (27/4/2025).

ADVERTISEMENT

Secara kumulatif dari 1 Januari sampai dengan 24 April 2025 tercatat terjadi transaksi nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 48,79 triliun di pasar saham, beli neto sebesar Rp 18,5 triliun di pasar SBN dan jual neto sebesar Rp 12,64 triliun di SRBI.

Level imbal hasil (yield) SBN 10 tahun naik terbatas menjadi 6,93 % pada Kamis (24/4/025).   Lalu yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasury Note tenor 10 tahun turun ke 4,315% pada Kamis (24/4/2025).  Nilai premi risiko investasi (credit default swap) Indonesia 5 tahun turun menjadi 98,96 basis poin pada Kamis (24/4/2025) dibandingkan posisi pada Jumat (18/4/2025) yang sebesar 104,87 basis poin.  Sementara itu, data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI menunjukkan posisi nilai tukar rupiah adalah Rp 16.829 per dolar AS pada Jumat  (25/4/2025).

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” kata Ramdan.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 37 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 48 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia