Lapkeu Muncul, Laba Bank Mandiri (BMRI) Anjlok
Kondisi ini membuat rasio dana murah (current account saving account/CASA) Bank Mandiri termoderasi di posisi 78,21%. Walaupun demikian, dana pihak ketiga (DPK) BMRI secara keseluruhan tetap tumbuh di atas rata-rata perbankan, yaitu 9,74%, menjadi Rp 1.421,39 triliun.
Di sisi lain, penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 9,88% secara yoy menjadi Rp 1.335,95 triliun. Angka ini untuk pertama kalinya berada di bawah target manajemen yang menyasar pertumbuhan kredit di kisaran 11-13% pada tahun 2025.
Meskipun laba turun, kinerja profitabilitas masih ditopang oleh perolehan komisi dan dividen yang baik, serta penurunan beban provisi yang membantu mencegah laba tergerus lebih dalam.
Pada perdagangan Rabu (10/9/2025), saham BMRI naik 2,09% atau sebesar 90 poin ke posisi 4.400. Namun saham BMRI masih terkoreksi 22,81% secara secara year to date (ytd).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






