Harga Naik Tajam, 2 Saham Kena Suspensi BEI
JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap dua saham, mulai sesi I perdagangan, Senin (27/10/2025).
BEI mengungkapkan saham yang disuspensi pada hari ini di antaranya, saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dan saham PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB).
Adapun BEI mensuspensi saham-saham tersebut lantaran terjadi peningkatan harga saham kumulatif secara signifikan.
Baca Juga:
Suspensi Saham PURI Dibuka!Saham SOHO sudah melejit 116,56% dalam sebulan terakhir, saham GLOB sudah melesat 59,79% dalam sebulan.
P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Donni Kusuma Permana mengatakan bahwa tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (27/10/2025).
Dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Selain suspensi, BEI juga membuka gembok suspensi dua saham pada hari ini, yakni saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK), dan saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO).
Kemudian, Donni menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi dua saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Senin (27/10/2025).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






