Rupiah Rebound Buntut Gencatan Senjata AS-Iran
JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah (IDR) mengalami penguatan pada Rabu, 8 April 2026. Rupiah rebound beberapa waktu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyepakati gencatan senjata antara AS dan Iran di Timur Tengah.
Pada perdagangan sore ini, kurs rupiah ditutup menguat 93 poin terhadap dolar AS (USD), setelah sebelumnya sempat menguat 115 poin di level Rp 17.012 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.105.
"Pengumuman itu datang kurang dari dua jam sebelum batas waktu pukul 20.00 ET, yang telah dipantau ketat oleh investor sebagai pemicu potensial untuk eskalasi besar," Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi menyoroti dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Gencatan senjata AS-Iran yang ditengahi oleh Pakistan setelah upaya diplomatik menit-menit terakhir, bergantung pada jaminan Iran untuk membuka kembali Selat secara aman, jalur utama bagi sekitar 20% aliran minyak global.
"Selain itu, para pelaku pasar juga menantikan laporan indeks harga konsumen (CPI) AS bulan Maret yang akan dirilis pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan indikasi jelas pertama tentang dampak lonjakan harga energi baru-baru ini," papar Ibrahim.
Perkembangan tersebut diperkirakan akan mempengaruhi arah pergerakan rupiah ke depan.
Rupiah hari ini juga menguat seiring prediksi sejumlah ekonomi bahwa inflasi utama AS akan meningkat secara bulanan.
Hal itu sebagian besar didorong oleh biaya bahan bakar yang lebih tinggi, yang berpotensi mempersulit prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






