Kamis, 14 Mei 2026

Mustika Ratu (MRAT) Perkuat Bisnis Wellness, Raih Penghargaan

Penulis : Indah Handayani
9 Mei 2026 | 09:41 WIB
BAGIKAN
Mustika Ratu (MRAT)
Mustika Ratu (MRAT)

JAKARTA, investor.id – PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) terus memperkuat ekspansi bisnis wellness di pasar global. Melalui anak usahanya, Taman Sari Royal Heritage Spa (TSRH Spa), berhasil meraih penghargaan internasional dalam ajang Asia Pacific Spa & Wellness Coalition (APSWC) Awards 2026 di Siem Reap, Kamboja.

TSRH Spa memenangkan kategori Best Wellness Immersion melalui layanan Pre & Post Natal Wellness, sebuah konsep perawatan berbasis tradisi Indonesia yang menggabungkan unsur kesehatan, relaksasi, dan pemulihan tubuh.

Penghargaan tersebut dinilai memperkuat posisi Mustika Ratu (MRAT) sebagai emiten berbasis wellness dan budaya yang tidak hanya mengandalkan bisnis kosmetik dan jamu, tetapi juga memperluas sumber pertumbuhan dari industri spa dan wellness tourism.

ADVERTISEMENT

Di tengah tren global gaya hidup sehat dan pertumbuhan sektor wellness tourism, TSRH Spa dinilai berhasil menghadirkan layanan berbasis kearifan lokal Indonesia dengan standar internasional.

Direktur Mustika Ratu (MRAT) Kusuma Ida Anjani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi refleksi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan wellness autentik khas Indonesia.

“Kami tidak hanya menghadirkan perawatan, tetapi sebuah perjalanan menyeluruh yang merayakan esensi keibuan melalui pendekatan tradisional Indonesia yang autentik, terapeutik, dan penuh makna,” ujar Ida dalam keterangan resmi.

Menurut dia, paket Pre Natal Wellness dirancang untuk membantu relaksasi ibu hamil melalui kombinasi perawatan seperti body massage, body scrub, milk bath, hingga nail cleansing. Sementara paket Post Natal Wellness difokuskan pada pemulihan pasca melahirkan melalui perawatan tradisional seperti bengkung, gurita, parem segar, pilis, dan ramuan pelancar ASI.

Produk Unggulan

TSRH Spa juga menggunakan berbagai produk unggulan Mustika Ratu seperti Papaya Enzym Series, Milk Series, Boreh, dan Murut sebagai bagian dari layanan perawatan.

Perseroan menilai bisnis wellness memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang seiring meningkatnya minat masyarakat global terhadap layanan kesehatan holistik dan pengalaman spa berbasis budaya.

Karena itu, Mustika Ratu turut memperluas pengembangan TSRH Spa melalui sistem franchise yang menawarkan dukungan mulai dari desain interior, pelatihan terapis, hingga strategi operasional dan pemasaran.

Saat ini, TSRH Spa yang berbasis di Jakarta juga telah masuk dalam daftar 150 World Class Spa versi Spa Asia.

Pencapaian tersebut sekaligus melanjutkan rekam jejak penghargaan internasional Mustika Ratu. Sebelumnya, pendiri Mustika Ratu, BRA Mooryati Soedibyo, juga menerima Lifetime Achievement Award dari APSWC pada 2024 di Bangkok, Thailand.

Perseroan berharap pengakuan internasional tersebut dapat memperkuat daya saing industri wellness Indonesia sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis spa berbasis budaya ke pasar global.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 22 detik yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia