Kamis, 14 Mei 2026

Harga Bitcoin (BTC) Tumbang, Dihantam Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 06:29 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC).
Ilustrasi Bitcoin (BTC).

Data terbaru CME FedWatch Tool menunjukkan pasar kini memperkirakan suku bunga The Fed berpotensi bertahan tinggi sepanjang 2026 hingga tahun depan. Kondisi tersebut menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko seperti kripto karena kenaikan suku bunga biasanya mengurangi likuiditas pasar.

Meski demikian, sejumlah analis menilai Bitcoin masih memiliki peluang melanjutkan pemulihan selama mampu bertahan di area support penting.

Trader kripto Michaël van de Poppe menyebut rata-rata pergerakan 21 hari (21-day moving average/MA) di level US$ 78.800 menjadi area penting yang harus dijaga.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, area US$ 76.000 merupakan support krusial dan jika level tersebut ditembus, Bitcoin berpotensi mengalami penurunan lebih dalam.

Sementara itu, Material Indicators menyoroti level resistance kuat pada area rata-rata pergerakan 200 hari (200-day SMA) di sekitar US$ 82.600. “Bull tampaknya mencoba membangun support baru di US$ 80.700 untuk kembali menembus 200-day SMA,” tulis Material Indicators.

Pasar kini menanti apakah Bitcoin memiliki momentum yang cukup kuat untuk menembus area resistance tersebut dan melanjutkan tren bullish berikutnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia