Harga Bitcoin (BTC) Tumbang, Dihantam Inflasi AS
Data terbaru CME FedWatch Tool menunjukkan pasar kini memperkirakan suku bunga The Fed berpotensi bertahan tinggi sepanjang 2026 hingga tahun depan. Kondisi tersebut menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko seperti kripto karena kenaikan suku bunga biasanya mengurangi likuiditas pasar.
Meski demikian, sejumlah analis menilai Bitcoin masih memiliki peluang melanjutkan pemulihan selama mampu bertahan di area support penting.
Trader kripto Michaël van de Poppe menyebut rata-rata pergerakan 21 hari (21-day moving average/MA) di level US$ 78.800 menjadi area penting yang harus dijaga.
Menurut dia, area US$ 76.000 merupakan support krusial dan jika level tersebut ditembus, Bitcoin berpotensi mengalami penurunan lebih dalam.
Sementara itu, Material Indicators menyoroti level resistance kuat pada area rata-rata pergerakan 200 hari (200-day SMA) di sekitar US$ 82.600. “Bull tampaknya mencoba membangun support baru di US$ 80.700 untuk kembali menembus 200-day SMA,” tulis Material Indicators.
Pasar kini menanti apakah Bitcoin memiliki momentum yang cukup kuat untuk menembus area resistance tersebut dan melanjutkan tren bullish berikutnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






