Kamis, 14 Mei 2026

Kinerja Moncer, Bank INA (BINA) Optimistis Tapi Tetap Prudent

Penulis : Nida Sahara
14 Mei 2026 | 10:06 WIB
BAGIKAN
(kiri-kanan) Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bank INA Adhiputra Tanoyo, Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi, Wakil Direktur Utama Bank INA Yulius Purnama Junaedi, dan Direktur Keuangan Bank INA Kiung Hui Ngo pada konferensi pers Public Expose 2026, di Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Investor Daily/Nida Sahara).
(kiri-kanan) Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bank INA Adhiputra Tanoyo, Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi, Wakil Direktur Utama Bank INA Yulius Purnama Junaedi, dan Direktur Keuangan Bank INA Kiung Hui Ngo pada konferensi pers Public Expose 2026, di Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Investor Daily/Nida Sahara).

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) Bank INA berada di level 3,13% pada Maret 2026, membaik dibandingkan periode sama tahun sebelumnya di level 3,47%. Perseroan terus memperkuat strategi manajemen risiko untuk menjaga kualitas aset tetap baik.

Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bank INA Adhiputra Tanoyo mengungkapkan, perseroan menjalankan bisnis dengan berhati-hati, di mana monitoring dan penanganan kredit bermasalah terus diperketat. Bahkan, Bank INA juga menyiapkan coverage ratio untuk pencadangan terus meningkat.

"Kami cadangkan kalau sampai ada apa-apa kami sudah siap. Tim penanganan kredit bermasalah juga sudah diperkuat, kemudian jangan lupa kami juga punya aturan perkreditan yang rutin setiap tahun kami review dan revisi. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih baik lagi," papar Adhi.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 26 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 56 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia