Bambang Susantono: Agar Punya Roh, Bangun IKN 15-20 Tahun
JAKARTA, investor.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun agar mempunyai roh atau soul of the city.
“Untuk membangun kota dengan baik tentu memerlukan waktu 15-20 tahun sehingga kota itu benar-benar mempunyai roh atau soul of the city,” kata Bambang Susantono seusai pelantikan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/3/2022).
Diungkapkan Bambang, pihaknya tidak hanya akan membangun IKN secara fisik, tetapi juga membangun sebuah kota yang memiliki kerekatan sosial, interaksi antar warga serta menjadikan IKN menjadi sebuah kota yang layak huni, humanis dan liveable.
Untuk mewujudkan semua itu, lanjut Bambang, pihaknya menyiapkan langkah-langkah agar pembangunan dapat dilakukan sesuai dengan konsep-konsep yang telah ada. Salah satunya adalah berkoordinasi dengan kementerian/lembaga (KL) yang telah melakukan berbagai studi dan kajian untuk pembangunan IKN.
“Step-step nya tentu saja, setelah ini, kami segera menghubungi pihak-pihak KL yang terkait, yang selama ini sudah mempersiapkan konsep-konsepnya. Salah satunya mungkin dengan Bappenas yang sudah dari 2017, sudah melakukan berbagai studi, juga KL lain yang akan meneruskan berbagai pembangunan, misalnya DPR dan lain-lain,” ujar Bambang Susantono.
Baca Juga:
Besok, Bambang Susantono dan Donny Rahajoe Akan Dilantik Jadi Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKNMelihat amanat yang begitu besar diemban di pundaknya bersama wakilnya Dhony Rahajoe, Bambang meminta dukungan semua pihak, terutama dari masyarakat agar bersama-sama menyukseskan pembangunan IKN.
“Melalui kesempatan ini, kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, dukungan dari semua masyarakat. Karena kota ini adalah kota yang merefleksikan kenusantaraan, kekitaan semua, tentu dengan kearifan lokal yang sangat tinggi, sesuai dengan lokasinya yang berada di Kalimantan timur,” ungkap Bambang Susantono.
“Untuk itu, kami mohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama kita membangun Kota Nusantara ini sehingga menjadi kota yang sekali lagi inklusif, hijau, cerdas dan berkelanjutan,” lanjut Bambang Susantono.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler

