Kamis, 14 Mei 2026

Bambang Susantono: Agar Punya Roh, Bangun IKN 15-20 Tahun

Penulis : Lenny Tristia Tambun
10 Mar 2022 | 16:44 WIB
BAGIKAN
Kepala Otoritas IKN Nusantara Bambang Susantono. Foto: adborg
Kepala Otoritas IKN Nusantara Bambang Susantono. Foto: adborg

JAKARTA, investor.id  – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun agar mempunyai roh atau soul of the city.

“Untuk membangun kota dengan baik tentu memerlukan waktu 15-20 tahun sehingga kota itu benar-benar mempunyai roh atau soul of the city,” kata Bambang Susantono seusai pelantikan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Diungkapkan Bambang, pihaknya tidak hanya akan membangun IKN secara fisik, tetapi juga membangun sebuah kota yang memiliki kerekatan sosial, interaksi antar warga serta menjadikan IKN menjadi sebuah kota yang layak huni, humanis dan liveable.

ADVERTISEMENT

Untuk mewujudkan semua itu, lanjut Bambang, pihaknya menyiapkan langkah-langkah agar pembangunan dapat dilakukan sesuai dengan konsep-konsep yang telah ada. Salah satunya adalah berkoordinasi dengan kementerian/lembaga (KL) yang telah melakukan berbagai studi dan kajian untuk pembangunan IKN.

Step-step nya tentu saja, setelah ini, kami segera menghubungi pihak-pihak KL yang terkait, yang selama ini sudah mempersiapkan konsep-konsepnya. Salah satunya mungkin dengan Bappenas yang sudah dari 2017, sudah melakukan berbagai studi, juga KL lain yang akan meneruskan berbagai pembangunan, misalnya DPR dan lain-lain,” ujar Bambang Susantono.

Melihat amanat yang begitu besar diemban di pundaknya bersama wakilnya Dhony Rahajoe, Bambang meminta dukungan semua pihak, terutama dari masyarakat agar bersama-sama menyukseskan pembangunan IKN.

“Melalui kesempatan ini, kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, dukungan dari semua masyarakat. Karena kota ini adalah kota yang merefleksikan kenusantaraan, kekitaan semua, tentu dengan kearifan lokal yang sangat tinggi, sesuai dengan lokasinya yang berada di Kalimantan timur,” ungkap Bambang Susantono.

“Untuk itu, kami mohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama kita membangun Kota Nusantara ini sehingga menjadi kota yang sekali lagi inklusif, hijau, cerdas dan berkelanjutan,” lanjut Bambang Susantono.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 5 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 34 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia