Sri Mulyani Resmi Pamit, Akui Kekurangan Selama Bertugas
JAKARTA, investor.id – Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati resmi mengakhiri masa jabatan di Kementerian Keuangan pada Selasa (9/9/2025). Dia mengakui banyak kekurangan selama 14 tahun menjabat sebagai menteri keuangan.
“Tidak ada gading yang tak retak, tiada ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan. Dan untuk itu saya dengan rendah hati mohon maaf sebesar-besarnya,” ucap Sri Mulyani dalam Serah Terima Jabatan di kantor Kementerian Keuangan pada Selasa(9/9/2025).
Baca Juga:
Air Mata Sri MulyaniDia berpesan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadhewa agar bisa menjalankan kebijakan pengelolaan keuangan negara secara optimal. Khususnya dalam menjalankan kebijakan fiskal sebagai penyokong utama pertumbuhan ekonomi nasional.
“Selamat mengemban amanah dan tanggung jawab yang sangat penting yaitu mengelola dan menjaga keuangan negara, dan memimpin Kementerian Keuangan. Semoga Pak Purbaya diberikan kemudahan dan sukses membantu Presiden Prabowo,” tegas Sri Mulyani.
Meski berganti pemimpin, tetapi kebijakan fiskal harus tetap berjalan secara optimal. Sri Mulyani mengimbau pegawai Kemenkeu untuk konsisten menjaga instegritas. Mengingat Kemenkeu berperan sebagapilar stabilitas dan instrumen yang luar biasa penting untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta kemajuan bangsa.
“Jalankan dan lanjutkan tugas dengan amanah, profesional, kompeten, dan jaga selalu integritas. Bantu pimpinan yang baru dan terus melaksanakan tugas dengan dedikasi,” tutur Sri Mulyani.
Sri Mulyani menjabat sebagai menteri keuangan selama 14 tahun dimulai dari 2005-2010 dan pada 2016-2025. Sri Mulyani mengemban amanah sebagai menteri keuangan di bawah kepemimpinan tiga presiden yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler



