Kamis, 14 Mei 2026

Endriartono-Pramono Edhie Kuda Hitam Pilpres 2014

Penulis : Antara
4 Okt 2012 | 13:10 WIB
BAGIKAN

JAKARTA - Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC) menyatakan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto dan Kepala Staf TNI-AD Jenderal Pramono Edhie merupakan "kuda hitam" untuk menjadi calon presiden pada Pemilu 2014.

"Kedua nama itu merupakan figur terpercaya di lingkungan TNI mengingat jejak rekamnya yang memiliki integritas tinggi terhadap nasionalisme keIndonesiaan sehingga mampu berpihak pada persoalan kebangsaan dan nasib rakyat," kata Ketua Dewan Direktur SMC Syahganda Nainggolan di Jakarta, Kamis.

Model kepemimpinan mereka selama ini juga dapat menjamin kenyamanan nasional demi menciptakan kemajuan bangsa secara bermartabat ke depan khususnya di bidang kesejahteraan ekonomi dan tidak tunduk pada pengaruh asing ataupun kapitalisme global.

"Karenanya, dua figur itu pantas dipersiapkan sebagai calon presiden yang akan datang," kata mantan Direktur Eksekutif Cides (Center for Information and Development Studies) itu.

Terkait komitmen pada pengembangan demokrasi di tanah air, Syahganda menilai kelembagaan ataupun figur-figur utama TNI, sejauh ini cukup terlatih untuk tidak mengganggu jalannya demokrasi.

Ia tidak menampik dalam ukuran popularitas di tengah masyarakat hingga saat ini, nama mantan Panglima Kostrad Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra terbilang tinggi sebagai capres yang difavoritkan banyak kalangan untuk menghadapi Pilpres 2014.

Namun, katanya, ada faktor yang bisa menjadi ganjalan guna memuluskan langkah pencapresannya meskipun Prabowo pernah menjadi calon Wakil Presiden pada Pilpres 2009 berpasangan dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Selain itu Partai Gerindra harus berjuang ekstra keras untuk berkoalisi dengan melibatkan partai-partai lain agar syarat ambang batas pengajuan capres atau presidential threshold tercukupi," ujar Syahganda. (ant/gor)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 32 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia