Teras Narang Dianugerahi Pelopor Kebangkitan Dayak
PALANGKA RAYA-Damang atau Kepala Adat Suku Dayak se Kalimantan Tengah menganugerahi gelar kehormatan Bapak Pelopor Kebangkitan Dayak kepada Agustin Teras Narang yang juga Gubernur Kalimantan Tengah.
"Dari seluruh Damang se Kalteng maupun dari provinsi Kalimantan lainnya telah bersepakat dan membuat keputusan memberikan pemberian gelar tersebut," kata Pengurus Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Siun Jarias, Palangka Raya, Senin "Keputusan tersebut diberikan saat memeringati 120 tahun Rapat Damai Tumbang Anoi di desa Tumbang Anoi Kabupaten Gunung Mas, Jumat(3/10). Gelar itu tidak sembarangan diberikan Damang maupun Kepala Adat," tambah dia.
Gelar Bapak Pelopor Kebangkitan diberikan diberikan kepada Teras Narang yang juga Presiden MADN, karena dianggap telah bekerja keras dan berhasil mengangkat harkat serta martabat masyarakat suku Dayak di tingkat Nasional maupun Internasional.
Siun yang juga Sektretaris Daerah Pemerintah Pemprov Kalteng mengatakan berbagai program maupun percepatan pembangunan telah dicanangkan Teras Narang untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat suku Dayak.
"Tidak hanya itu, berbagai prestasi di tingkat nasional juga banyak yang telah diterima Teras Narang. Jadi, sangatlah tepat Teras Narang diberi gelar Bapak Pelopor Kebangkitan Dayak," demikian Siun.
Sementara itu, Teras Narang sesaat setelah dianugerahi gelar kehormatan tersebut mengaku terharu dan berterimakah kepada seluruh Damang maupun Kepala Adat atas pemberian tersebut.
Dia mengatakan gelar tersebut sebenarnya tidak untuk diri sendiri melainkan seluruh suku Dayak yang ada di seluruh Indonesia karena bersama-sama mengangkat harkat dan martabat masyarakat suku Dayak.
"Mengenai Napak Tilas Tumbang Anoi baru dilaksanakan setelah 120 tahun sebenarnya merupakan kewajiban sebagai Gubernur Kalteng maupun Presiden MADN. Saya juga kan suku Dayak," demikian Terang. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler

