Kamis, 14 Mei 2026

Indonesia Raih 2 Emas di Kejuaraan Bridge ASEAN

Penulis : Antara
26 Nov 2010 | 13:21 WIB
BAGIKAN

JAKARTA- Tim pelatnas SEA Games 2011 cabang bridge tampil memukau pada ujicoba pertama di luar negeri dengan meraih dua medali emas pada Kejuaraan Klub Bridge ASEAN ke-32 di Bangkok, Thailand.

Dalam siaran pers PB Gabsi yang diterima Antara, Jumat, dikatakan, dalam ujicoba pada 20-24 November di Bangkok itu, tim Indonesia meraih dua medali emas di tim campuran dan open tim.

Indonesia yang diperkuat tim Prima-Timah dengan para pemain Suci Amita Dewi/Anthony Soebroro, Kristina Wahyu/Agus K dan Winda Sumenge/Apin Nurhalim mereka unggul dari Geologi Banpu yang meraih medali perak. Untuk nomor ini medali perunggu diraih juara bertahan Singapura.

Selanjutnya tim Prima-Timah pada nomor open tim yang diperkuat Taufik G Asbi/Robert Parasian dan Franky Karwur/Noldy George dalam final mengalahkan tim rekan senegaranya Bhineka Bridge Club yang diperkuat pasangan terbaik Indonesia saat ini Henky Lasut/Eddy Manoppo yang bergabung dengan Leslie Gontha/Jemmy Bojoh dan Handojo Susanto/Benny Wolfe. Medali perunggu juga diraih oleh klub Indonesia melalui GABSi Senayan yang diperkuat Bert Toar Polii,Hasyim Arif, Suci Amita Dewi, Anthony Soebroto, Agus K dan Arnold Laseduw.

Tim Prima-Timah putri melengkapi kemenangan setelah mereka menaklukan Singapura di final. Tim yang diperkuat Lusje Bojoh/Joice Tueje, Irne Korengkeng/Conny Sumampouw dan Ririen Riantini/Fera Damayanti terlalu tangguh buat Singapura.

Tim Indonesia hanya gagal di Kejuaraan Nomor Pasangan yang dimenangi tim tuan rumah Thailand untuk medali emas dan perak serta Sri Lanka untuk medali perunggu. Pasangan Taufik G Asbi/Robert Tobing hanya berada di peringkat keempat.

Pada nomor pasangan, atlet Thailand Surapol/Kirawat keluar sebagai juara dengan 796,12 disusul pasangan Thailand lainnya Prapongse/Tananchai dengan 776,44 dan sebagi juara ketiga adalah Anton Selvamaya/Lucky Fernades dari Sri lanka dengan 774. Pasangan Taufik Asbi/Robert Parasian dari tim Prima-timah berada di peringkat keempat dengan 760,62.

Indonesia juga meraih perunggu di kelompok junior. Indonesia yang diwakili Jatim kalah dari dua tim Thailand. Tim Junior Jatim terdiri dari Ringga Prajutha, Nur Ainia, Kukuh Indrayana, Bambang Onggani. (*)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 2 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 31 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia