Kamis, 14 Mei 2026

Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Arema Cronus

Penulis : Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah
27 Okt 2014 | 09:51 WIB
BAGIKAN

MALANG-CEO Arema Cronus Indonesia Malang, Jawa Timur, Iwan Budianto, menegaskan setiap pertandingan yang dilakoni tim berjuluk Singo Edan itu adalah final, sehingga kemenangan demi kemenangan selalu menjadi bidikan tim.

"Satu laga yang tersisa dalam babak delapan besar Liga Super Indonesia (LSI) menghadapi Semen Padang pun, poin sempurna tidak boleh lepas dari genganggam, apalagi laga terakhir ini menjadi laga hidup mati yang menentukan untuk bisa lolos ke semifinal," kata Iwan Budianto kepada Antara, Senin.

Laga pamungkas Arema mengahadapi Semen Padang di babak delapan besar LSI digelar di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (29/10). Ada tiga tim yang sama-sama memiliki peluang besar bisa lolos semifinal LSI 2014, Yakni Arema Cronus, Persipura Jayapura dan Semen Padang.

Sebenarnya, Arema hanya butuh satu poin saat menghadapi Semen Padang, namun manajemen maupun pelatih Arema Suharno menargetkan tiga poin karena hasil seri terlalu riskan. "Terlalu berisiko jika hanya menargetkan imbang, sehingga kami menargetkan kemenangan dan poin sempurna saat dijamu Semen Padang," ujarnya.

Saat ini Arema berada di puncak klasemen dengan raihan 10 poin, sementara Semen Padang dan Persipura sama-sama mengemas 9 poin, namun Semen Padang di peringkat kedua karena unggul selisih gol. Dengan kondisi ini Arema belum berada di posisi aman meski berada di puncak klasemen.

Penentuan dua tim yang lolos ke semifinal di grup K, baru dipastikan di pertandingan terakhir babak delapan besar, Rabu (29/10). Arema akan bertandang ke Semen Padang, sedangkan Persipura Jayapura akan dijamu Persela Lamongan.

Meski berada di puncak klasemen, Arema bisa saja tidak lolos ke semifinal jika pada pertandingan terakhir, Arema kalah dan Persipura berhasil memetik tiga poin di Lamongan, meski hasil imbang saja di Padang, Arema dipastikan melenggang ke semifinal. "Persaingan di grup K ini sangat ketat, bahkan sampai sekarang belum ada tim yang dipastikan lolos ke semifinal," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Iwan, pemain harus fokus dan ekstra waspada ketika menghadapi Semen Padang karena selain Semen Padang bermain di kandang, performa tim berjuluk Kabau Sirah itu tidak bisa dianggap enteng, apalagi sama-sama berburu tiket lolos semifinal.

"Ini pertandingan yang sangat krusial bagi kedua tim. Oleh karena itu pemain Arema harus benar-benar fokus dan siap mental karena Semen Padang pasti bakal mendapatkan sutinkan motivasi dari suporternya dan jangan sampai Arema terpancing emosi maupun pola permainan lawan," tandasnya.(*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 1 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 30 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia