Investasi Satelit Telkom 3 Capai US$ 210 Juta
Nilai investasi untuk satelit Telkom 3S mencapai US$ 210 juta. Telkom 3S memiliki total kapasitas setara 49 transponder equivalent (TPE) yang terdiri atas 24 transponder C-Band (24 TPE), 8 transponder extended CBand (12 TPE), dan 10 transponder Ku-Band (13 TPE). Jangkauannya mencakup seluruh wilayah Indonesia, Asia Tenggara, serta sebagian wilayah Asia Timur.
“Investasi Telkom 3S sekitar US$ 210 juta itu, termasuk peluncuran dan juga asuransinya. Tahun depan, tepatnya Juni 2018, kami akan meluncurkan lagi satelit Telkom 4. Progres satelit Telkom 4 sudah 53%. Jadi, sudah pasti, tahun depan, kami luncurkan satu satelit lagi,” ujarnya.
Alex menuturkan, aksi peluncuran satelit maupun mengakusisi perusahaan satelit tidaklah sulit. Yang menjadi persoalan lebih pada ketersediaan slot orbit. Sebab, slot orbit merupakan sumber daya alam (SDA) yang terbatas dan dikuasai oleh negara.
Karena itu, pihaknya akan meminta kepada pemerintah supaya bisa mengalokasikan slot orbit yang masih tersisa, atau pun yang sudah ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya.
Slot orbit yang terbatas perlu dioptimalkan, antara lain oleh Telkom untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan tambahan kapasitas yang memadai.
“Tren investasi satelit ke depan akan semakin menurun dan itu tidak menjadi persoalan bagi kami. Yang menjadi persoalan sekarang itu ketersediaan slot orbit. Makanya, kalau kami dapat memiliki slot orbit lagi, bukan tidak mungkin, kami akan luncurkan lagi satelit Telkom 5, 6, dan seterusnya,” ungkap dia. (bersambung)
Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/persiapan-satelit-telkom-4-sudah-53/159084
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






