Jumat, 15 Mei 2026

Krisis Pangan Mengancam, Cadangan Beras-Jagung Diperkuat

Penulis : Ridho Syukra
7 Jul 2023 | 13:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi beras
Ilustrasi beras

Food Estate Jagung

Sementara itu, jurus lain dari pemerintah dalam memperkuat CPP jagung guna mengantisipasi ancaman krisis pangan dilakukan dengan menggenjot produksi melalui pola pertanian skala luas (food estate). Salah satunya adalah food estate jagung di Kampung Wambes, Kabupaten Keerom, Papua. Seperti dipantau dari kanal media sosial Sekretariat Kabinet RI, saat mengunjungi food estate tersebut pada Kamis (06/07/2023), Presiden Jokowi mengatakan, jagung yang ditanam di food estate Keerom pada 107 hari lalu telah panen dengan hasil relatif bagus. “Produktivitas jagung di food estate Keerom sudah tinggi, 7 ton per hektare (ha) dari standar nasional 5-6 ton per ha, ini karena tanahnya subur, tinggal tata kelola airnya diperbaiki agar lebih baik,” kata Kepala Negara.

Telah Hadir Benih Jagung Bioteknologi dengan Keunggulan Ganda

Presiden Jokowi menyatakan, pada panen kali ini, luasannya masih relatif sedikit, namun pada panen berikutnya sekitar September 2023 panen akan dilakukan pada lahan seluas 45 ha. Pengembangan food estate Keerom memang dilakukan bertahap. “Tidak langsung ribuan,” ujar Jokowi. Harga jagung yang diterima petani dari panen tersebut juga sangat bagus, yakni Rp 5.000-6.000 per kilogram (kg), sehingga keuntungan petani bisa mencapai Rp 42 juta per ha untuk waktu 100 hari atau tiga bulan saja. Keberadaan food estate Keerom akan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat, apalagi dengan produktivitas tinggi untuk jagung yang dikembangkan. Untuk sementara, pasar jagung dari food estate Keerom menyasar wilayah Indonesia timur. (tl)

ADVERTISEMENT

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia