Kamis, 14 Mei 2026

BI: Modal Asing Mengalir ke Pasar Keuangan Domestik US$ 4,7 Miliar di Kuartal I-2023

Penulis : Arnoldus Kristianus
18 Apr 2023 | 15:31 WIB
BAGIKAN
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pemaparan hasil RDG BI, Selasa (18/11/2022).
Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pemaparan hasil RDG BI, Selasa (18/11/2022).

JAKARTA, Investor.id - Bank Indonesia (BI) mencatatkan aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio senilai US$ 4,7 miliar pada kuartal I-2023. Aliran modal asing terus berlanjut hingga 14 April 2023 mencatat net inflows US$ 1,2 miliar.

“Perkembangan positif di aliran masuk modal asing sejalan dengan dampak meredanya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah kondisi ekonomi domestik yang terus membaik, seperti pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi yang rendah, dan imbal hasil aset keuangan yang menarik,” ucap Perry dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Bulan April 2023 di Gedung Thamrin BI pada Selasa (18/4/2023).

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, neraca pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan akan mendukung ketahanan eksternal. Transaksi berjalan kuartal I-2023 diperkirakan surplus ditopang oleh surplus neraca perdagangan barang sebesar US$ 12,3 miliar. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2023 juga terus meningkat menjadi US$ 145,2 miliar, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Kinerja positif tersebut diperkirakan berlanjut sehingga NPI 2023 diperkirakan mencatat surplus, dengan transaksi berjalan dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Sementara itu, neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan mencatat surplus yang lebih tinggi didukung oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk PMA dan investasi portofolio,” kata dia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 57 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia