Kamis, 14 Mei 2026

Saham Bank Mandiri Sundul All Time High, Masih Bisa Ngegas 26% Lagi

Penulis : Harso Kurniawan
27 Jul 2023 | 16:05 WIB
BAGIKAN
Saham Bank Mandiri mencetak all time high, Kamis (27/7/2023). (ist)
Saham Bank Mandiri mencetak all time high, Kamis (27/7/2023). (ist)

JAKARTA, investor.id — Harga saham bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara terus membumbung tinggi. Kamis, (27/7/2023), giliran saham Bank Mandiri (BMRI) mencetak rekor harga tertinggi (all time high/ATH) setelah sempat menyentuh Rp 5.700 di Bursa Efek Indonesia.

Terhitung sejak stock split dengan rasio 1:2, April 2023, saham BMRI naik sekitar 10%.

Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe mengatakan, harga saham BMRI yang menyentuh level ATH dipicu oleh kinerja bank BUMN tersebut yang melebihi ekspektasi investor. Selain itu, investor optimistis saham sektor perbankan, khususnya BMRI masih berprospek baik hingga akhir 2023.

ADVERTISEMENT

"Saya perkirakan saham sektor perbankan masih terus meningkat. Saham saham BMRI masih ada potensi naik hingga Rp 6.300 per saham sampai akhir 2023, tumbuh sekitar 26%,” kata Kiswoyo.

Proyeksi tersebut, menurut Kiswoyo, terutama didukung oleh fundamental Bank Mandiri yang ciamik. Dia memperkirakan, pada semester pertama tahun ini, Mandiri mampu mencatat pertumbuhan kredit dua digit secara tahunan.

Pertumbuhan kredit tersebut, bahkan lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kredit industri perbankan nasional yang di bawah 10%.

Apabila diperinci, dia menegaskan, penyaluran kredit Bank Mandiri sebagian besar didominasi oleh segmen wholesale banking, dengan pertumbuhan yang diprediksi mendekati 10%. Hal ini sejalan dengan fokus Bank Mandiri untuk mengoptimalkan bisnis wholesale sebagai roda penggerak bisnis perseroan, termasuk value chain dari hulu ke hilir yang menjadi ekosistem nasabah.

Begitu pula terkait laba, berdasarkan analisis, Bank Mandiri diperkirakan mampu mempertahankan laju pertumbuhan laba di kisaran yang sama seperti triwulan I-2023. “Beredar informasi di pasar, laba kuartal II-2023 Mandiri mampu menyalip BCA. Untuk kepastiannya, kita tunggu saja saat paparan public BMRI,” tutur dia. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 22 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia