Kamis, 14 Mei 2026

Usai Drop 18%, Saham Amman Mineral (AMMN) Bangkit

Penulis : Thresa Sandra Desfika
4 Des 2023 | 10:16 WIB
BAGIKAN
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menghijau pada perdagangan sesi I, Senin (4/12/2023) dengan diparkir di Rp 6.375 atau naik 8,05%.

Saham ini bangkit, setelah pada perdagangan Jumat (1/12/2023) drop hingga 18,06% ke Rp 5.900. Saat itu nilai transaksi saham AMMN hingga Rp 1,77 triliun.

Saham AMMN sendiri masuk perhitungan indeks MSCI Global. Sebagaimana diketahui, MSCI Inc (MSCI) telah mengumumkan hasil review indeks November 2023 untuk MSCI Equity Indexes, termasuk MSCI Global Standard dan MSCI Global Small Cap.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangan resmi MSCI pada 14 November 2023 disebutkan bahwa PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) masuk dalam perhitungan MSCI Global Standard Indexes. Sedangkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dikeluarkan dari perhitungan indeks tersebut.

“Semua perubahan diterapkan mulai penutupan 30 November 2023,” ungkap keterangan resmi MSCI beberapa waktu lalu.

FTSE

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 24 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 57 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia