Banyak Saham Bagus, tapi Mending Fokus pada 7 Ini Saja untuk 2024
Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG akan lebih fluktuatif pada 2024, karena investor diperkirakan memilih pendekatan wait and see menjelang pemilu pada semester I-2024. Tahun depan, IHSG diprediksi mencapai level 7.600. Proyeksi itu menyiratkan valuasi forward PE sebesar 14 kali, masih lebih rendah dari 1 std.
Adapun laba per saham (earning per share/EPS) pada 2024 diestimasi tumbuh 8,6% dibandingkan tahun ini sebesar 6,1%. “Kami mempertahankan rating atau peringkat overweight untuk sektor consumer staples, bank, telekomunikasi, dan properti,” sebut Prasetya.
Baca Juga:
Grup Salim Tender Offer META di Rp 250Bagi sektor consumer staples atau barang konsumsi harian, terdapat potensi katalis positif dari kampanye politik yang dapat mendongkrak daya beli masyarakat, khususnya segmen menengah ke bawah, serta dukungan dari cukup terkendalinya biaya input.
Di sektor perbankan, mayoritas bank cukup yakin bahwa loan at risk (LAR) masih dapat meningkat di masa depan. Bank-bank tersebut sudah cukup puas dengan rasio coverage LAR dan NPL (non performing loan) saat ini, yang mengindikasikan bahwa cost of credit (CoC) masih mungkin menurun dan bank-bank tersebut dapat mencetak pertumbuhan jangka panjang yang kuat di masa depan.
Untuk sektor telekomunikasi, sejumlah emiten diperkirakan bakal membukukan pertumbuhan trafik data yang cukup pesat, didukung oleh momentum pemilu. Di samping itu, persaingan di pasar seluler yang makin ‘dewasa’ akan membantu mendongkrak average revenue per user (ARPU). Jika melihat data historis, trafik data emiten telekomunikasi biasanya mulai meningkat dua kuartal sebelum pemilu.
Untuk sektor properti, stimulus pengurangan pajak properti dengan anggaran sebesar Rp 3,2 triliun dapat membantu meningkatkan prapenjualan pada 2024, di samping valuasinya yang cukup menarik. Saat ini, saham-saham properti diperdagangkan dengan diskon 75% terhadap net asset value (NAV).
“Saham pilihan teratas dari kami adalah BBRI, BMRI, TLKM, ICBP, DRMA, TOWR, dan CTRA,” ungkap Prasetya.
Samuel Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 6.100, BMRI Rp 7.200, TLKM Rp 4.500, ICBP Rp 13.000, DRMA Rp 1.900, TOWR Rp 1.310, dan CTRA Rp 1.400.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






