Emiten Baru IPO Ini Setor Dividen, Harga Sahamnya Rp 20-an
JAKARTA, investor.id - PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) atau RelifeAsia dijadwalkan membayarkan dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 4 miliar atau Rp 0,70 per saham pada Jumat, 22 Desember 2023.
Sebelumnya cum dan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 November dan 1 Desember 2023. Sedangkan cum dan ex dividen di pasar tunai pada 4 dan 5 Desember. Recording date DPS yang berhak atas dividen interim pada 4 Desember, dan pembayaran dividen pada 22 Desember.
Pada perdagangan 21 Desember saham RELF melemah 7,14% ke Rp 26. Dalam tiga bulan terakhir saham ini turun 46,94%. Saham RELF perdana tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Juni 2023. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di Rp 90/saham dengan masa penawaran umum pada 15-20 Juni 2023.
Direktur Keuangan Graha Mitra Asia (RELF) Edy Abdul Malik sempat mengatakan, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan dan total saldo laba positif pada kuartal III-2023. Atas kinerja positif ini, manajemen RelifeAsia membagikan dividen interim pada 22 Desember 2023.
“Total nilai dividen yang dibagikan adalah sekitar 30% dari saldo laba” ungkap Edy dalam keterangan pers, Rabu (22/11/2023).
Laba
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Tag Terpopuler
Terpopuler






