Kamis, 14 Mei 2026

Saham PTRO Diramal Segini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Okt 2025 | 07:34 WIB
BAGIKAN
PT Petrosea Tbk (PTRO).
PT Petrosea Tbk (PTRO).

JAKARTA, investor.id - Saham emiten konglomerat Prajogo Pangestu PT Petrosea Tbk (PTRO) diparkir stagnan Rp 6.700 pada perdagangan Rabu (15/10/2025). Sebanyak 73,49 juta saham diperdagangkan, frekuensi 25.982 kali, dan nilai transaksi Rp 496,18 miliar.

Saham emiten jasa pertambangan ini sedang tertekan sejak tanggal 9 Oktober 2025 hingga kemarin. Kendati demikian, saham Petrosea dengan sandi PTRO masih melonjak 73,13% dalam satu bulan.

MNC Sekuritas melihat saham PTRO bergerak flat di 6.700 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. “Selama masih mampu berada di atas 6.000 sebagai stoploss-nya, maka posisi PTRO saat ini sedang berada di awal wave 5,” sebut MNC Sekuritas

ADVERTISEMENT

Broker tersebut memprediksi saham ini masih bisa melemah ke kisaran 6.400-6.675, sehingga menyarankan untuk buy on weakness di area tersebut. MNC Sekuritas mematok target harga pertama PTRO  7.525, dan target harga kedua 7.975 alias rekor baru (potensi kenaikannya 19%). Level tertinggi sepanjang masa PTRO sendiri di 7.650. Stoploss di bawah 6.000.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 58 detik yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 30 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia