Kamis, 14 Mei 2026

Heboh Diskon Harga Emas

Penulis : Indah Handayani
14 Mei 2026 | 05:27 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Ajit Solanki)
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Ajit Solanki)

Harga kontrak berjangka emas di India, pasar konsumen emas terbesar kedua dunia, melonjak 7,2% menjadi 164.497 rupee per 10 gram, tertinggi dalam lebih dari dua bulan terakhir.

Di sisi lain, pembeli ritel dan pelaku industri perhiasan memilih menahan transaksi, yang semakin memperbesar tekanan jual di pasar.

Pemilik pedagang emas grosir Chenaji Narsinghji di Mumbai Ashok Jain mengatakan, minimnya permintaan membuat diskon emas melonjak ke level yang tidak biasa.

ADVERTISEMENT

Pelaku pasar juga mulai khawatir kenaikan tarif impor akan memicu maraknya penyelundupan emas. Dealer bullion di Chennai menyebut margin pasar gelap kini meningkat menjadi sekitar 18%, dibanding sebelumnya sekitar 9%.

Praktik pasar gelap dilakukan dengan menyelundupkan emas dari luar negeri dan menjualnya secara tunai untuk menghindari pajak impor, sehingga harga bisa ditawarkan lebih murah dibanding pasar resmi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 12 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 41 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia