Ketahuan! Anggota Legislatif Minim Lapor Harta Kekayaan
JAKARTA, investor.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan bahwa penyelenggara negara wajib menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sebab, menurut dia, kesadaran untuk menyampaikan LHKPN masih minim, salah satunya di kalangan anggota legislatif.
Padahal, kata Firli, LHKPN adalah salah satu kontrol dari KPK dalam memeriksa sumber harta kekayaan para penyelenggara negara. Ia pun berupaya untuk mengefektifkan kembali kontrol LHKPN ini.
"Ya karena salah satu kontrol kita adalah melalui LHKPN. Itu kita efektifkan lagi. Setiap tahun kita memang melakukan pemeriksaan. Anda bisa bayangkan lebih dari, hampir 500 ribu, penyelenggara negara yang wajib lapor,” ungkap Firli, usai sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2023).
Lebih lanjut Firli mengatakan, saat ini kalangan eksekutif baru sekitar 53% yang menyampaikan LHKPN. Sedangkan legislatif hanya 38%. “Yang cukup menggembirakan adalah dari kalangan yudikatif mencapai 94,8%," tutur dia.
Firli menegaskan, penyampaian LHKPN akan diberi tenggat waktu hingga 31 Maret 2023. Nantinya, KPK akan menganalisis serta mempelajari LHKPN yang telah disampaikan tersebut. "Masih ada waktu sampai 31 Maret,” ujarnya.
Firli mengaku juga sudah menyampaikan saran strategis kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mendorong pembahasan RUU Perampasan Aset.
"KPK sudah mengajukan saran cukup strategis supaya penyelenggara jujur memberikan LHKPN. Kami dan Presiden bersepakat untuk meminta DPR dan pemerintah untuk melakukan pembahasan rancangan undang-undang untuk menjadi undang-undang, yaitu perampasan aset. Saya kira ini menjadi perhatian KPK, juga presiden," pungkas Firli.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler





